Tips Meningkatkan Gairah Shalat Malam

Ilustrasi. (Istimewa)

Oleh : Melati Anjaswati

Rasulullah saw, telah menegaskan berulang kali bahwa qiyamulail dapat menjauhkan diri dari kelalaian hati. Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr bin al-ash ra, bahwasannya Nabi saw pernah bersabda yang artinya :

“Barangsaiapa yang ber-qiyam dengan membaca sepuluh ayat, ia tidak akan dicatat sebagai orang yang lalai. Barang siapa yang ber-qiyam dengan membaca seratus ayat ia di catat sebagai orang yang selalu taat. Dan barang siapa yang ber-qiyam dengan membaca seribu ayat ia di catat sebagi orang yang memiliki harta banyak.” (Diriwayatkan oleh Abu Dawud, dan Ibnu Huzaimah dalam kitab shahihnya.Ibnu Hibban juga meriwayatkannya dalam kitab shahihnya. Al-Albani menganggap hadits ini hasan dalam kitabnya shahih at-taghrib wa at-Tahrib nomor 653).

Begitu besarnya pahala yang di berikan kepada orang-orang yang mengerjakan shalat qiyamulail, namun betapa lalainya orang yang meninggalkan amalan shalat qiyamulail, namun terkadang, banyak dari kita, yang masih belum bisa merutinkan dan bersungguh-sungguh untuk mengerjakan qiyamualil terlebih karna beratnya bangun di sepertiga malam untuk shalat qiyamulail.

Maka dari itu, ada beberapa tips yang bisa kita amalkan sebelum tidur agar mudah untuk meningkatkan gairah kita mengerjakan shalat qiyamulail.

  • Niat yang sungguh-sungguh untuk mengerjakan qiyamulail
  • Tidurlah dalam keadaan suci

Hal yang bisa meningkatkan dan membangkitkan gairah qiyamulail adalah tidur dalam keadaan suci, baik hati maupun tubuhnya. Penyucian hati dilakukan dengan membersihkannya dari sifat dengki, iri hati, dan curang pada orang muslim, sedang penyucian tubuh adalah dengan berwudhu.

Rasulullah saw menganjurkan kita agar tidur dalam keadaan suci, dan beliau menjelaskan pahala yang besar karena hal tersebut. Diriwayatkan dari Ibn Abbas ra, bahwasanya Rasulullah saw bersabda :

“sucikannlah tubuh ini maka Allah akan menyuciksn kalian, sesungguhnya tidak ada seorang hamba yang melewati malam dalam keadaan suci kecuali ia akan melewati malam dengan diselimuti oleh para malaikat. Ia tidak akan bergerak sesaat pun di malam itu kecuali mengucapkan :“ ya Allah,ampunilah hamba-Mu, sesungguhnya ia melewati malam dalam keadaan suci.” (diriwayatkan oleh ath-Thabrani dalam kitab al-Ausath, juga oleh Abu as-Syaikh dari Ibn Umar. Al-Haitsumi mengatakan : saya berharap hadits itu sanadnya hasan. Al-Munziri mengatakan : jalan sanadnya bagus. Al-Albani dalam kitab sahihnya al-jami’ menganggap hadits ini hasan, nomor 3831)

  • Tidur miring ke kanan

Tidur miring ke kanan akan membantu dalam meningkatkan gairah qiyamulail. Hal ini mengikuti tindakan rasulullah saw. Tidur dengan posisi miring ke kanan akan membantu mempercepat bangun, dan seseorang tidak akan terlelap dalam tidurnya.

Rasulullah saw. Memberikan petunjuk kepada umat nya untuk selalu tidur dengan miring ke kanan.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, bahwa beliau telah bersabda, yang artinya :

“jika diantara kalian beranjak ke tempat tidur hendaklah meneliti selimutnya, karena ia tidak tahu apa yang akan menimpanya nanti (mungkin ada hewan melata atau lainnya yang ada di dalamnya). Kemudian berbalinglah miring ke arah kanan,lalu membaca : “Dengan menyebut nama-Mu Tuhan, aku meletakan lambungku dan dengan (menyebut nama)-Mu aku mengangkatnya. Jika engkau menahan jiwaku maka kasihilah dia dan jika engkau membebaskannya maka jagalah dia sebagaimana Engkau menjaga jiwa hamba-hamba Mu yang shaleh.” (Diriwayatkan oleh al-buqhari, Muslim dan Abu Dawud).

  • Jangan terlalu banyak makan dan minum

Di antara hal yang menghalangi untuk mengerjakan qiyamulail dan menjauhkannya dari amal ibadah yang sangat berharga tersebut adalah banyak makan dan minum, khususnya ketika di malam hari. Orang yang banyak makan atau minum akan banyak tidurnya. Maka ia akan sangat rugi karena meninggalkan qiyamulail dan bermunajat kepada Allah.

Nabi saw. Telah memperingatkan kita agar tidak terlalu banyak makan dan minum, jangan melebihi batas yang wajar. Diriwayatkan dari juhaifah ra, bahwasanya Nabi saw. Pernah bersabda kepada seoarang laki-laki yang mual di tempat duduknya, yang artinya :

“kurangi sendawamu. Sesungguhnya orang yang terlalu banyak kenyang di dunia akan banyak merasa lapar besok di hari kiamat”. (Diriwayatkan oleh al_hakim dalam al-mustadrak, al-albani menganggap sahih dalam sahih al-jami’ nomor 1190)

  • Segeralah tidur setelah shalat isya

Segera tidur setelah isya’ adalah wasiat dari Nabi saw dan merupakan perilaku terpuji orang-orang terdahulu , kebiasaan baik dan sehat, dan menambah giat dan kuatnya jasmani . masih banyak diantara kita yang tidak melakukan hal tersebut , padahal ini merupakan anjuran dari rasullulah .

Nabi saw melarang berbincang-bincang atau ngobrol setelah isya dan selalu mengingatkan para sahabat akan hal tersebut

Diriwayatkan dari Abi Barzah al-aslami ra : yang artinya :
“Bahwasanya Nabi saw, lebih senang mengakhirkan shalat isya’. Beliau tidak senag tidur sebelum isya dan berbincang-bincang setelahnya.” (Diriwayatkan oleh al-bukhari dalam sahihnya).

  • Berdoa kepada Allah agar Dimudahkan Bagun untuk Qiyamullail

Selain ikhtiar yang kita lakukan di atas, semua itu harus diiringi dengan doa , memohon kepada Allah untuk .

Allah telah memerintahkan kepada kita untuk berdoa kepada Allah dan birlindung kepada Nya di setiap waktu dan kesempatan. Allah befirman :

“Dan Tuhanmu berfirman : “Berdoalah kepada-ku, niscaya akan kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-ku akan masuk neraka jahannam dalam keadaan hina dina.

Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan bagi kita untuk senantiasa mengerjakan shalat qiyamullail. Wallahu a’lam bishawab.

(Referensi : Buku “Bersujud Dikeheningan Malam – Muhammad Shalih ali bin Abdul ishaq)

Comments

comments