Resensi Buku “ Yang Berjatuhan Dijalan Dakwah “

Judul : Yang berjatuhan di Jalan Dakwah
Penulis : Fathi Yakan
Penerjrmah : Khozin Abu Faqih, Lc
Penerbit : Al-I’tishom Cahaya Umat
Pengantar : Abu Ridho
Tebal : XVIII + 133 halaman (151 halaman) : 14 x 21 cm
Cetakan : Ketiga belas, Oktober 2013
Nomor ISBN : 978-979-96041-0-1

Peralihan dakwah dari dua masa yang berbeda, yaitu dari “Dakwah Kampus” ke “Dakwah Kampung” atau ke wilayah dakwah yang berbeda atau wilayah dakwah yang baru. Ketika berada di dalam dakwah kampus, kita bisa merasakan dalam sepekan akan ada agenda yang menunjang untuk menguatkan kita para anggota agar senantiasa berada didalam lingkaran dakwah. Namun ketika sudah memasuki ranah yang berbeda, yang belum pernah kita masuki sebelumnya. Maka yang biasa terjadi adalah kurangnya penjagaan diri sendiri dengan berkurangnya aktivitas dakwah dan agenda penguatan ruhiah yang biasa dilakukan didalam dakwah kampus. Inilah tantangan yang biasa terjadi baik pada saya ataupun rekan-rekan ketika berada dilingkungan luar kampus, karena tidak jarang masa disaat kita keluar kampus inilah ada saja hal-hal yang membuat kita semakin melemah.

Buku berjudul “Yang Berjatuhan dijalan Dakwah” yang ditulis oleh Fathi Yakan ini bisa dijadikan salah satu penguat kita tentunya selain do’a dan berusaha mencari lingkungan kebaikan dimanapun kita berada.

Berbeda dari buku kebanyakan, didalam buku ini kita akan menemukan sistemika bab dengan dibaginya isi pembahasan menjadi dua bagian, yaitu fenomena berjatuhan di masa kenabian dan sebab-sebab tasaquth, yang setiap bagiannya menjelaskan banyak sub bab sehingga bisa menjadi nilai lebih terhadap buku ini. Di dalam buku ini, penulis banyak memberikan kisah-kisah nyata tentang fenomena ketika masa kenabiaan dan sebab pemicunya agar bisa diambil hikmahnya sehingga bisa dijadikan sebagai pelajaran untuk umat islam saat ini. Cara penyampaian isi dari buku ini mudah dipahami karena tidak menggunakan bahasa yang tinggi sehingga semakin menghidupkan buku ini, tidak terkesan menggurui dan mengalir dengan apik karena disunguhkan berdasarkan pengalaman tanpa bumbu yang dibuat-buat sehingga semua orang dan kalangan bisa membaca dan memahami maksudnya. Buku ini sangat layak dibaca kalangan aktivis demi menghindari penyakit-penyakit yang menyebabkan seorang aktivis dakwah tidak mampu meneruskan perjalanan dakwahnya. Kelebihan lain dari buku ini adalah penjilidannya yang rapi dan kuat sehingga kertas-kertas didalamnya tidak mudah lepas dan hilang.

Disisi lain buku ini juga perlu sedikit dikoreksi. Dari segi isi, buku ini tidak memberikan gambaran tentang penulis, seperti biografi penulisnya misalkan. Dari segi tampilan, buku ini kurang menarik untuk dibaca karena cover buku ini terlihat era lama dan membuat orang menjadi mudah bosan. Dari segi kertas, buku ini menjadi kurang menarik untuk dibaca karena menggunakan kertas HVS. Jika ditambahkan biografi penulis serta bagian tampilan cover dibuat lebih menarik dan hidup, serta jenis kertasnya didalamnya diganti dengan jenis kertas lain seperti kertas yang biasa untuk novel misalnya, itu semua akan membuat buku ini semakin menarik.

Selamat memahami bagaimana berjatuhannya umat dijalan dakwah. Semoga yang kita jumpai adalah ridha Allah swt, senyum Rasulullah saw dan masa depan ummat yang dipenuhi keberkahan dan kemenangan yang hakiki.

Ditulis oleh: Nur Uswatin Hasanah, Mahasiswi STEI SEBI Depok.

Comments

comments