Beranda Oase Pilih Mana, Harta atau Ilmu?

Pilih Mana, Harta atau Ilmu?

Ilustrasi. (Istimewa)

Pada umumnya sebagian orang lebih memilih harta dari pada ilmu karena, menurut mereka harta dapat merubah segalanya, bisa membuat bahagia, bisa mendapatkan apa saja yang diinginkan. Harta memang sudah menjadi “TUHAN” dalam kehidupan era modern ini, harta sudah membutakan manusia, pikiranpun ikut tersandra dan terjajah bahkan sebagian orang rela melakukan apa saja demi bergelimang harta, cara-cara yang tidak logis pun ditempuh, ada slogan yang menggelitik yang beredar “bil fullus mulus duna fullus mamfus”. Naudzubillah.

Tahukah anda ketika nabi Sulaiman as, diberi pilihan oleh Allah SWT yaitu, pertama Harta, kedua Tahta{kerajaan} dan yang terakhir Ilmu, kemudian nabi Sulaiman as, dengan lantang menjawabnya, yaitu ILMU, dan akhirnmya dengan ilmu tersebut nabi Sulaiman as. Mendapatkan semuanya, yaitu harta dan tahta.

BACA JUGA:  Bertebaran Dalam Kebaikan

Lalu bagaimana dengan kita? Apakah akan mengikuti jejak sang nabi, atau terlena dengan harta? Apakah cita-cita kita menjadi orang yang berilmu ataukah berharta?

Jika kita buat perbandingan ilmu dan harta, misalnya dalam hal mendapatkannnya; ilmu lebih mudah dicari, dengan mau bertanya saja kita akan mendapatkan ilmu, ilmu menjaga pemiliknya sedangkan harta harus dijaga pemiliknya, ilmu sangat ringan dibawa, sedangkan harta sesuatu yang memberatkan, ketika kita membagi-bagikan ilmu, ilmu itu akan bertambah dan tidak demikian harta.

BACA JUGA:  Nikmat yang Sering Terlupakan

Dari perbandingan tadi bukan berarti kita harus membenci harta, tetapi mari sebagai pelajar kita harus lebih memilih ilmu, dengan misalnya bercita-cita menjadi kaum cerdik cendikiawan, kaum ilmiah, saintis, menghindari angan-angan menjadi konglomerat yang bermobil lux dll. Al-ilmu fauqol-maal. Wallahu a’lam.

Ditulis oleh: Sulistiawati, Mahasiswa STEI SEBI Depok.

Komentar

komentar