PAD Kota Depok Naik 17,30 Persen

Walikota Depok pada Rapat Paripurna DPRD Kota Depok. (Foto: San/DepokPos)

DEPOK – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Depok mengalami kenaikan sebesar 17,30%. Hal tersebut disampaikan Walikota Depok Mohammad Idris pada Rapat Paripurna DPRD Kota Depok dalam rangka Penyampaian Nota Keuangan dan Raperda tentang Perubahan APBD Kota Depok TA 2017, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Depok, Kamis (24/8).

Disampaikan Idris, pada Rencana Perubahan APBD TA 2017 ini diusulkan Pendapatan Daerah sebesar Rp.2.677.834.123.042,00 (Dua Triliun Enam Ratus Tujuh Puluh Tujuh Miliar Delapan Ratus Tiga Puluh Empat Juta Seratus Dua Puluh Tiga Ribu Empat Puluh Dua Rupiah) dari pendapatan semula sebesar Rp.2.493.841.067.532,92 (Dua Triliun Empat Ratus Sembilan Puluh Tiga Miliar Delapan Ratus Empat Puluh Satu Juta Enam Puluh Tujuh Ribu Lima Ratus Tiga Puluh Dua Koma Sembilan Puluh Dua Rupiah). Dengan demikian mengalami kenaikan sebesar Rp.183.993.055.510,00 (Seratus Delapan Puluh Tiga Miliar Sembilan Ratus Sembilan Puluh Tiga Juta Lima Puluh Lima Ribu Lima Ratus Sepuluh Rupiah) atau meningkat sebesar 7,38%.

BACA JUGA:  Rumah Zakat Kirim 30 Ton Paket Superqurban dan 15 Truk Bantuan Logistik untuk Palu - Donggala

Peningkatan pendapatan ini bersumber dari peningkatan pos Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi sebesar Rp.1.078.263.821.180,92 (Satu Triliun Tujuh Puluh Delapan Miliar Dua Ratus Enam Puluh Tiga Juta Delapan Ratus Dua Puluh Satu Ribu Seratus Delapan Puluh Koma Sembilan Puluh Dua Rupiah) atau naik sebesar 17,30%.

“Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berasal dari adanya peningkatan realisasi beberapa objek pajak atau retribusi daerah serta dari PAD lainnya yang berpotensi untuk ditingkatkan dari target yang telah ditetapkan sebelumnya,” terang Idris.

BACA JUGA:  Etoser Tiga Kampus Bersatu Untuk Palu

Comments

comments