Beranda Feature Merosotnya Pendidikan Moral pada Anak

Merosotnya Pendidikan Moral pada Anak

Ilustrasi. (Istimewa)

Sekarang ini, banyak kita lihat bermacam-macam bentuk kerusakan moral ditengah-tengah masyarakat, Hal itu disebabkan oleh beberapa faktor,seperti ; kurangnya perhatian dipihak keluarga dan lingkungan sekitar,minimnya pendidikan agama dan budi pekerti disekolah-sekolah,kurangnya menjaga pergaulan,dan lain sebagainya.

Dibawah ini akan dibahas tentang macam dan akibat dari kerusakan moral pada seluruh lapisan masyarakat.

1. Penyebab kemerosotan moral

Dewasa ini, banyak sekali terjadi kerusakan akhlak, khususnya di indonesia. Hal ini terjadi disebabkan oleh banyak faktor, baik dari dalam maupun diluar negeri. Diantara beberapa faktor yang sangat mempengaruhi kemerosotan moral yang terjadi saat ini adalah :

A. Ilmu pengetahuan dan teknologi

Kemajuan zaman didalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi memang sangat menguntungkan dan mempermudah hidup manusia. Namun disamping itu kemajuan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi juga sangat memicu akan terjadinya kemerosotan moral. Mengapa demikian?! Karena betapapun kedua hal tersebut menguntungkan kehidupan manusia, namun hal tersebut juga akan memicu terjadinya tingkat persaingan hidup yang semakin ketat dan oleh karena banyak teknologi mesin yang semakin canggih sehingga tidak banyak membutuhkan tenaga. Hal tersebut tentu akan menyebabkan jumlah angka pengangguran semakin tinggi, sehingga banyak kejahatan disana sini seperti ; perampokan, penodongan, dan berbagai upaya untuk menghalalkan segala cara demi kelangsungan hidup dan kesejahteraan pribadi atau golongan.

B. Pengaruh dari negara-negara barat

Ini faktor yang sangat mendominasi kerusakan moral yang terjadi saat ini, karena pengaruh dari negara-negara barat itulah yang menyebabkan pergaulan bebas antara lelaki dan wanita. Yang mana hal tersebut sangat bertentangan dengan adat-adat ketimuran. Kemudian merupakan pengaruh barat adalah : minuman keras, narkotika, porno aksi, dan pornography. Semua hal diatas adalah pemicu utama terjadinya tindak kekerasan, seperti ; pemerkosaan dan penindasan pada kaum wanita, dan tindak kekerasan yang merugikan semua kalangan dan juga akan merusak pemuda pemudi harapan bangsa.

C. Kurangnya pendidikan agama

Hal penting yang harus ditanamkan didalam setiap masyarakat sejak dini adalah pendidikan agama. Karena hal inilah yang akan membentengi seseorang dalam setiap tindakannya. Setiap agama tentu memiliki norma-norma yang apabila dijalankan tentu akan baik adanya. Namun yang sangat memprihatinkan sekarang ini adalah guru-guru agama yang sangat minim dan kurang diindonesiakan adalah merupakan salah satu penyebab kemerosotan moral putra dan putri indonesia.

D. Kurangnya perhatian orang tua

Hal ini sangat mempengaruhi kejiwaan sebagian besar anak, karena apabila seorang anak sampai merasa tidak diperhatikan oleh kedua orang tuanya maka biasanya ia akan melakukan hal-hal yang tidak baik. Bahkan untuk dirinya sendiri. Seperti ; nakal disekolah, mengikuti arus pergaulan bebas, dan akhirnya menjadikan miras dan narkotika tempat pelarian dari kekecewaan nya tersebut. Hal yang demikian biasanya mereka lakukan adalah untuk mencari perhatian dari orang tua mereka meskipun akhirnya akan merugikan diri mereka sendiri.

E. Faktor pendidikan

Kerusakan moral juga akan terjadi apabila faktor pendidikan kurang memadai. Pada umumnya, orang-orang yang kurang mendapatkan pendidikan lebih cenderung pada tindak kejahatan dan kekerasan yang tidak sesuai dengan norma-norma yang ada dan penyebabnya adalah karena mereka kurang terdidik dengan benar sehingga pengetahuan dan pemahaman mereka kurang.

Perlu penerapan metode-metode lain seperti keteladanan guru itu sendiri. Contoh yang dapat kita ambil dari guru diantaranya kerapian pakaiannya, dan sopan santunnya . Tutur bahasa dan perbuatan nya setiap hari misalnya ; pakaiannya tidak terlalu ketat dan tidak merokok bagi guru yang laki-laki.

Perlu juga ditanamkan rasa hormat kepada orang yang lebih tua, saling membantu sesama tanpa mengharap imbalan. Pada dasarnya orang yang sering berbuat salah tidak mau bertanggung jawab tapi apabila ada guru yang melakukan hal-hal yang tidak baik, sebaiknya kita tidak meniru.

Kerusakan moral bisa juga diakibatkan pengaruh oleh television. Contohnya films yang memperlihatkan gaya-gaya yang sama sekali tidak mendidik dan merusak moral bagi remaja yang menontonnya.

Contohnya sinetron yang beradegan emosional, dan lain sebagainya yang mencerminkan suatu sifat yang tak layak ditiru.

2. Faktor-faktor yang dapat memperbaiki moral

• Peningkatan pendidikan agama dan budi pekerti disekolah-sekolah
• Membatasi pergaulan bebas
• Mengisi waktu luang dengan hal-hal yang positif
• Bagi orang tua supaya memberikan perhatian yang cukup kepada anak
• Mengenali sifat dan karakter anak

Ditulis oeh: Siti Netti Sentri Yunisa, Mahasiswa STEI SEBI.

Komentar

komentar