Hikmah Dibalik Musibah

Ilustrasi. (Foto: staincurup.ac.id)

Setiap makhluk hidup yang tinggal di bumi pastilah pernah merasakan yang namanya musibah baik berupa kehilangan orang orang yang disayangi, kehilangan harta, kehilangan jabatan serta musibah besar lainnya dan tiap orangpun memiliki cara yang berbeda dalam mengatasinya. Ada sebagian orang yang memilih untuk menuangkan isi hatinya kepada sahabat dekatnya, ada sebagian lagi yang menuangkan isi hatinya kepada sosial media yang ia miliki, entah apa yang ada di benaknya hingga semua orangpun dapat mengetahui semua masalah yang ia alami.

Namun ada sebagian kecil yang lain lebih memilih untuk mengadu kepada Rabbnya, Mengadahkan tangannya , menggelarkan sajadahnya memaknai kata demi kata yang ia lontarkan sambil sesekali air matapun menetes seketika. Ya begitulah seharusnya, karena setiap musibah yang di hadapi seseorang adalah tanda cinta dari sang Rabbnya. Setiap musibah berasal dari-Nya dan akan berakhir atas kehendak-Nya pula, dan tak ada satupun musibah yang ia berikan di luar batas kemampuan hambanya.

BACA JUGA:  Indahnya Bersyukur

Rasulullah SAW bersabda, “tidaklah seorang muslim ditimpa musibah berupa rasa lelahnya badan, rasa lapar yang terus menerus atau sakit, rasa sedih/benci yang berkaitan dengan masa lalu, gangguan orang lain pada dirinya, sesuatu yang membuat hati menjadi sesak sampai-sampai duri yang menusuknya melainkan akan Allah hapuskan dengan sebab hal tersebut kesalahan-kesalahannya” (HR Bukhori no 5641, Muslim 2573).

Dari hadits di atas dikatakan bahwa Allah pasti menguji setiap hambanya baik berupa rasa sakit, sedih, hingga rasa lapar. Namun dibalik itu semua Allah membalasnya dengan menghapus tiap kesalahan kesalahan yang hambanya lakukan. Masya Allah, sungguh mulia bukan? Entah berapa banyak kesalahan kesalahan besar yang telah kita perbuat namun Allah selalu membuka pintu maaf bagi hambanya yang senantiasa selalu ikhlas dan sabar dalam menghadapi musibah yang telah Ia berikan.

BACA JUGA:  Sombong Sebagai Sebuah Penghalang

Banyak orang yang mengeluh seakan akan musibah yang ia alami adalah musibah yang paling berat di muka bumi ini. Padahal masih banyak orang yang lebih berat dalam mengalami suatu musibah hanya saja ia tidak mengeluh. Banyak orang yang merasa putus asa seakan akan dunia akan berakhir karena musibah yang ia alami, padahal banyak jalan keluar yang Allah berikan hanya saja ia tak mau untuk membuka mata hatinya. Maka percayalah, ketika seseorang telah memutuskan untuk menyerahkan jalan hidupnya kepada Allah swt maka sebesar apapun masalah yang akan di hadapi pasti akan terasa ringan-ringan saja.

BACA JUGA:  Sombong Sebagai Sebuah Penghalang

Karena setiap musibah dan peristiwa pasti menyimpan hikmah di baliknya, hanya saja tinggal bagaimana cara kita dalam menyikapinya. Jika kita percaya Allah pasti mempunyai skenario indah di balik musibah yang kita jalani, maka hikmah itupun akan terlihat dengan sendirinya. maka kunci dari menghadapi suatu musibah adalah dengan percaya bahwa Allah menyimpan hikmah dari setiap musibah yang Ia berikan dan Allah selalu membuka jalan untuk hamba hambanya yang senantiasa ikhlas dan sabar dalam menjalani lika-liku kehidupan.

Ditulis oleh: Virta Herfianti, Mahasiswi STEI SEBI.

Komentar

komentar