Seminar Power of Vision Key of Succes, Berbagi Kisah Tokoh-tokoh Sukses

Peggy Melati Sukma berfoto bersama seusai acara. (Foto: Anggi/DepokPos)

JAKARTA – Seminar Power of Vision Key of Succes diadakan pada hari minggu tanggal 16 juli 2017 yang bertempat di menara 165 ruang cordoba lantai dasar Jl.TB simatupang kav 1 cilandak timur jakarta selatan.menghadirkan motivator beken dan artis ibukota diantaranya Zeezee Shihab, Ustd Erick Yusuf, Pegy Melati Sukma, Opick, Anis Baswedan dan Imam Samsu Ali (penulis buku). Acara materi seminar mengulas tentang apa itu arti sukses.

Zeezee sihab mengatakan bahwa sukses adalah apa yang harus kita lakukan harus sesuai ridho suami dan orang tua.

“Karena tanpa ridho suami dan orang tua apa yang akan kita capai tidak akan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut , Zeezee Shihab mengatakan sbelum menikah dengan suaminya beliau taaruf dengan suaminya selama satu bulan dan akhirnya 6 bulan kemudian menikah. Inilah kesuksesan menurut di.

“Setiap pasangan tidak harus berpacaran terlalu lama.dan bagi yang belum punya pacar atau jomblo jangan gelisah dan jangan berpacaran terlalu lama,” jelasnya.

Sementara sukses menurut Ust. Erick Yusuf cara-cara orang sukses ada berbagai cara seperti ambil contoh berhaji

“Jika seseorang mau berhaji harus sesuai dengan apa yang kita lakukan sekarang seperti menabung terlebih dahulu baru bisa menunaikan ibadah haji.atau seperi masa yang membentang mengantarkan perjalan hidup setiap manusia masa lalu masa sekarang dan masa yang akan datang,” jelasnya.

Tapi lain cerita menurut pegi melati sukma beliau yang mengatakan kesuksesan ada pada prosesnya bukan hasilnya.

“Seperti orang yang menulis buku yang dilihat adalah prosesnya dalam membuat buku bukan hasilnya.visi dari hidup ini adalah beribadah kepada allah swt dan berhijrah.sukses adalah dapat bertemu dengan Allah swt dan banyak beribadah kepada Allah swtSWT,” jelas Peggy.

Gubernur DKI Jakarta terpilih Anis Baswedan mengatakan kesuksesan adalah apa yang dilakukan harus sesuai ridho ibu lalu yang kedua keluarga.

“Jangan berfikiran sempit berfikirlah secara global manfaatkan fasilitas yang ada dijakarta,” jelasnya. (Anggi Nurzaman)

Comments

comments