Remaja Palestina Kembali Tewas Ditangan Tentara Israel

(Foto: Palinfo.com)

AL QUDS – Seorang pemuda Palestina pada Sabtu (22/7/2017) malam gugur akibat luka tembak pasukan Zionis dalam konfrontasi di Izariyah di al-Quds. Sementara itu para jamaah terus melawan tindakan represif pasukan penjajah Zionis dan tetap melaksanakan shalat isya dekat pintu Asbat dan jumlah korban luka dalam konfrontasi Sabtu malam mencapai 63 orang.

Dilansir laman Pusat Informasi Palestina, sumber Palestina di al-Quds menyebutkan, usai maghrib pasukan penjajah Zionis menyerang para jamaah yang bertahan dekat pintu Asbat menuju al-Aqsha dengan tembakan meriam suara dan water cacon. Konfrontasi sengit terjadi di lokasi, sementara para jamaah terus semakin gigih dan bertahan di lokasi.

Pasukan penjajah Zionis mengerahkan pasukan dalam jumlah besar untuk menghalangi para jamaah mengadakan shalat isya di tempat tersebut, namun mereka tetap berkumpul dan menunaikan shalat isya di lokasi tersebut. Pasukan Zionis menembakkan meriam suara dan water canon untuk membubarkan jmaah. Mereka memukuli sejumlah warga dan menyerang para wartawan agar tidak meliput serangan btural tersebut.

Sumber Palestina menegaskan, serangan pasukan Zionis dan penggunaan kekuatan secara brutal ini bertujuan untuk mengosongkan lokasi dan menjauhkan para jamaah di luar pagar Kota Tua di al-Quds.

Direktur Pusat Manuskrip dan Warisan Islam di Masjid al-Aqsha, Ridwan Amr, menyebut serangan penjajah Zionis terhadap para jamaah yang bertahan di pintu Asbat sebagai “pembantaian sesungguhnya terhadap aksi damai yang terisolir”.

Dia menjelaskan jumlah orang berkumpul ribuan berkali lipat dan belum pernah terjadi sebelumnya. Meski demikian mereka tetap membuka jalan untuk lewat mobil. Namun pasukan penjajah Zionis sudah menyerang mereka dengan tembakan meriam gas dan suara usai shalat maghrib.

Meski demikian, orang-orang berkumpul kembali dan pasukan penjajah Zionis mendatangkan pasukan tambahan dan menggunakan mobil-mobil polisi untuk membubarkan massa dengan cara menerobos kerumunan massa.
Ridwan menambahkan, puluhan orang terluka. Pasukan penjajah Zionis menyerang para wartawan dan tim medis, orang-orang tua dan kaum wanita. (was/pip)

Sumber: palinfo.com

Comments

comments