Beranda Pemkot Disdik Depok Salurkan Bantuan DAK ke 91 Sekolah

Disdik Depok Salurkan Bantuan DAK ke 91 Sekolah

(Foto: San/DepokPos)

DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menyalurkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diterima dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) dalam bentuk dana rehab, pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) termasuk didalamnya termasuk laboratorium dan perpustakaan.

Demikian ditegaskan Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kota Depok, Sariyo bahwa saat ini DAK tersebut ditargetkan kepada 91 sekolah dasar serta sekolah tingkat menengah pertama baik itu negeri ataupun swasta yang terdapat di Kota Depok. Sebagian besar bentuk penggunaan Dana Alokasi Khusus tersebut digunakan untuk proses rehab dan pengadaan Ruang Kelas Baru (RKB).

“Jumlah Penerima DAK sendiri ada 91 sekolah. Itu ada yang rehab dan juga RKB dari total keseluruhan SD dan SMP yang terdapat di Kota Depok. Ya memang kalau kita melihat dari segi kebutuhan, sehingga DAK ini sendiri akan kami ajukan kembali pada tahun 2018,” ujarnya saat ditemui DepokPos di ruang kerjanya pada Rabu (5/7/2017).

Sariyo juga mengatakan bahwa untuk setiap sekolah yang ingin mengajukan permohonan mendapatkan DAK, maka ada dua puluh tiga persyaratan yang harus dipenuhi yang diantaranya adalah keharusan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) yang bernama P2S yaitu Panitia Pembangunan Sekolah dan itu ditandangani langsung oleh Kepala Sekolah dengan didampingi oleh tenaga ahli beserta konsultan perencana dan konsultan pengawas.

“Pertanggung jawaban untuk penggunaan DAK ini mutlak ditangani oleh Panitia Pembangunan Sekolah (P2S) sehingga sarana dan prasarana pendidikan lebih diprioritaskan. Pemerintah Kota Dalam hal ini melalui Dinas Pendidikan sangat mengapresiasi dengan adanya program DAK ini,” tambahnya.

Besaran dana yang didapat oleh setiap sekolah jumlahnya sendiri berdasarkan kebutuhan dalam proposal yang diajukan sebelumnya.

“Besaran dana yang didapat oleh sekolah berdasarkan dari kebutuhan yang ada pada proposal pengajuan. hanya karena kemampuan APBD kita terbatas, sehingga dengan adanya DAK dari Pemerintah Pusat ini kita pihak Disdik Kota Depok terbantu,” ujarnya.

 

Kepala Sekolah SMP Tarbiyah, Dea Hanafie. (Foto: San/DepokPos)

Hal tersebut juga diamini oleh salah satu sekolah yang menerima bantuan DAK ini. Dea Hanafie, Kepala Sekolah SMP Tarbiyah mengatakan bahwa untuk bisa menerima DAK maka perlu memenuhi 23 syarat dan semuanya sudah dipenuhi pihak sekolah.

“Khususnya yang ada itu P2S karena merekalah yang akan melakukan kegiatan, dalam hal ini Kepala Sekolah sebagai penanggung jawab. Kemudian harus punya NPWP sekolah, izin domisili, gambaran perencanaan pembangunan, sertifikat tanah dan sebagainya. Semua itu harus dilengkapi oleh pihak sekolah,” jelasnya. (San)

Komentar

komentar