BKPSDM: Gratifikasi dan Pungli di Sekolah Harus di Berantas

Inspektur di Inspektorat Kota Depok Novarita, menjadi narasumber saat sosialisasi tolak gratifikasi dan pungli yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Rabu (05/07/2017) di Gedung Baleka II Kota Depok. (Foto: Bima/Diskominfo)

DEPOK – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok memberikan sosialisasi pembinaan dan pembekalan dengan tema “Gratifikasi Pungutan Liar (Pungli) di Sekolah Harus di Berantas”, Rabu (05/07/2017) di Gedung Baleka II Kota Depok. Sosialisasi tersebut diberikan kepada puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Dinas Pendidikan Kota Depok.

Inspektur di Inspektorat Kota Depok, Novarita yang didaulat sebagai narasumber dalam sosialisasi yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok tersebut mengatakan bahwa seluruh ASN harus dapat menolak gratifikasi atau pemberian hadiah, dan pungutan liar (pungli). Terlebih, hal tersebut tertuang dalam Peraturan Wali Kota Depok Nomor 12 tahun 2014. Karena itu, dalam sosialisasi ini , pihaknya perlu mengingatkan kembali kepada para ASN khususnya yang ada di lingkungan sekolah. Agar mereka tidak sembarang menerima pemberian hadiah atau gratifikasi dari siapa saja tanpa tujuan yang jelas.

BACA JUGA:  Terpilih Jadi Abang Mpok Depok 2018, Krisna dan Adhel Akan Wakili Depok di Tingkat Provinsi

“Bila dikaitkan dengan Peraturan Wali Kota Depok Nomor 12 tahun 2014 menerima pemberian itu tidak dianjurkan. Apalagi pemberian hadiah tersebut terselubung tanpa maksud dan tujuan tertentu,” kata Novarita seperti dikutip laman resmi Pemkot Depok, depok.go.id.

Novarita menambahkan bahwa saat ini Kota Depok sudah memiliki Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli). Nantinya, Satgas Saber Pungli juga akan menindak bila ada temuan gratifikasi, serta pungli di sekolah. Apalagi, lanjutnya, saat ini sedang ada pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolah negeri. Karena itu, pihak ingin para ASN di sekolah negeri di Depok untuk berani menolak, bila ada pemberian hadiah atau gratifikasi.

BACA JUGA:  Jelang Asian Games 2018, Indonesia Sudah Punya Velodrome Kelas Dunia

“Pihak sekolah negeri di PPDB harus bersifat murni. Peranan guru harus kompak jika ada yang memberikan hadiah ditanyakan dahulu tujuannya untuk apa, jangan sampai terselubung,” tegasnya.

Dirinya menambahkan, dengan adanya Satgas Saber Pungli dalam menyelenggarakan fungsi intelijen, pencegahan, penindakan, yustisi, serta mempunyai kewenangan membangun sistem pencegahan dan pemberantasan pungli. Maka, seluruh sekolah terutama negeri di Depok harus bebas pungli. Sehingga pendidikan menjadi semakin baik. []

Comments

comments