Beranda Seputar Depok Tidar: Tanpa Diskusi Tak Akan Ada Implementasi yang Kuat

Tidar: Tanpa Diskusi Tak Akan Ada Implementasi yang Kuat

Wakil Ketua Umum PP Tidar, Bahtiar Sebayang bersama Ketua PC Tidar Depok Akbar Amadillah. (Foto: San)

DEPOK – Tunas Indonesia Raya (Tidar) menyatakan akan terus meningkatkan kemampuan para anggotanya dengan memberikan pemahaman tentang Partai Gerindra serta senantiasa melakukan konsolidasi guna menguatkan struktur organisasi tingkat kecamatan hingga kelurahan yang ada di Kota Depok.

Demikian ditegaskan Wakil Ketua Umum PP Tidar, Bahtiar Sebayang, dalam diskusi “Tujuan dan Arah Perjuangan Tidar” yang digelar PC Tidar Kota Depok, di wilayah Grand Depok City, Kamis (1/6/2017).

“Selain dari orientasi politik, goal khusus yang ingin dicapai seperti Tidar ingin merangkul anak muda untuk bisa berkreasi lebih,” jelas Bahtiar.

BACA JUGA:  Dukung Program Kota Layak Anak, Wali Kota Instruksikan ASN Sumbang Buku

Lebih lanjut Bahtiar menjelaskan bahwa bentuk inovasi dan kreasi para pemuda akan diwujudkan Tidar dalam bentuk kegiatan kebudayaan, seperti ajang pentas seni bagi pemuda, ataupun diskusi penanggulangan narkoba yang bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Selain itu kita juga berikan pemahaman soal bernegara bahwa kita sebagai anak bangsa wajib memberikan kontribusi terhadap negara, terlebih seperti yang kita ketahui baik pertumbuhan ekonomi juga masyarakat Indonesia sendiri tengah dalam situasi memprihatinkan,” jelasnya.

Sementara ketua PC Tidar Depok Akbar Amadillah mengatakan bahwa diskusi yang digelar Tidar Depok untuk kesekian kalinya ini masih merupakan bentuk penguatan internal Tidar Depok.

BACA JUGA:  Dukung Program Kota Layak Anak, Wali Kota Instruksikan ASN Sumbang Buku

“Pada intinya adalah kita memiliki teori yang bernama D.I.A.R.E (Diskusi, Implementasi, Aksi, Reaksi, dan Evaluasi). Jadi memang semuanya kita mulai dari diskusi, dan dari diskusi-diskusi tersebut akan kita rangkum dan kita jadikan suatu implementasi. Posisinya adalah kita mempunyai salah satu mekanisme dari Tidar Depok ini untuk melakukan aksi. Tidak adanya diskusi, maka tidak ada implementasi yang kuat nantinya,” jelas Akbar. (San)

Komentar

komentar