Waspada Perang Pemikiran

Ilustrasi. (Istimewa)

Oleh: Nida ul Hidayah

Sebagaimana kita ketahui bahwa di era globalisasi yang semakin meningkat maka menuntut setiap manusia tak terkecuali umat Islam harus mengikuti perkembangannya. Sehingga dengan berbagai kecanggihannya, membuat permasalahan timbul berbanding lurus seiring dengan peningkatan kualitas infrastrukturnya. Semakin canggih kehidupan dizaman sekarang maka semakin canggih pula cara yang digunakan oleh oknum yang membenci Islam untuk menghancurkan Islam . Pada zaman dahulu serangan terhadap umat Islam dilakukan dengan menggunakan berbagai senjata, seperti peperangan yang terjadi pada zaman Rasullah SAW, namun seiring dengan berkembangnya zaman, perang dengan senjata fisik tidak lagi dilakukan, akan tetapi saat ini para musuh Islam melumpuhkan paradigma keIslaman dengan menggunakan fikiran, lebih tepatnya di sebut dengan Ghazwul Fikr.

Apa arti sebenarnya dari Ghazwul Fikr ?

Dalam bahasa Arab Ghazwul Fikr berasal dari 2 kata yaitu Al Ghazwah dan al fikr. Al Ghazwah mempunyai arti serbuan atau serangan sedangkan al fikr mempunyai arti fikiran. Sehingga dapat diartikan bahwa Ghazwul Fikr adalah serangan terhadap fikiran, atau arti lain dari Ghazwul Fikr ialah serangan dengan berbagai cara yang dilakukan kepada umat muslim dengan merubah paradigma nilai nilai Islam.

BACA JUGA:  Inilah Nikmat Terbesar

Musuh musuh Islam menghancurkan paradigma keIslaman dengan menyelipkan benih benih kekafiran pada 3F, yaitu fun (kesenangan), food (makanan), fashion, (gaya hidup) dan 5S yaitu sport (olahraga), sex (seks), shopping (konsumerisme), science (ilmu pengetahuan) dan song (musik). Berbagai elemen elemen Itulah yang digunakan oleh para musuh Islam sebagai senjata untuk menghancurkan sedikit demi sedikit dunia keislaman.
Sasaran orang kafir

Orang orang kafir berusaha memasuki orang awam ke dalam agamanya dan menjauhi Islam, hal ini telah Allah beritahukan dalam firmanNya “mereka tidak akan berhenti memerangi kamu sampai kamu murtad dari agamamu, jika mereka sanggup. Barang siapa murtad diantara kamu dari agamaNya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itu sia sia amalnya didunia dan akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka dan mereka kekal didalamnya”. (Q.S Al Baqarah : 217) Pendangkalan aqidah, berawal dari pendangkalan aqidah, kaum Islam di dangkalkan pemikiran pemikirannya agar mengikuti gaya hidup dan berfikiran seperti orang orang kafir, menumbuhkan keraguan pada Islam itu sendiri, dimana orang Islam sengaja di bolak balikkan fikirannya, agar dikemudian hari timbullah rasa ragu akan kebenaran yang memang sudah di contohkan oleh Rasulullah SAW.

BACA JUGA:  Inilah Nikmat Terbesar

Setelah pendangkalan aqidah dan menumbuhkan keraguan pada Islam langkah selanjutnya yaitu dengan menciptakan sekulerisme, yaitu memisahkan nilai nilai Islam dengan berbagai aspek hidup, mereka menanamkan pemikiran pemikiran seperti contohnya memisahkan politik dengan Islam, padahal sebenarnya kehidupan manusia didunia tak akan dapat dipisahkan dari agama, setiap tindak tanduk langkahnya selalu membutuhkan nilai nilai agama, jadi sangat tidak mungkin jika nilai nilai agama dipisahkan dengan berrbagai persoalan hidup seperti dalam bidang politik,ekonomi dan sosial.

Menumbuhkan Islamphobia, dalam tahap ini kaum Islam di buat takut dengan agamanya sendiri, benih benih kebencian Islam sudah mulai tumbuh dan mengakar, hal ini dibuktikan dengan enggan terhadap ajaran ajaran dan nilai nilai Islam.

Musuh musuh Islam berusaha menurunkan moral Islam, dengan berbagai langkah langkah yang diterapkan diatas, maka akan dipastikan moral moral umat Islam akan turun dengan sendirinya dan jiwa keIslaman yang semakin hilang akan menjatuhkan stigma positif tentang Islam. Tahap terakhir dalam penerapan Ghazwul Fikr yang dilakukan musuh Islam adalah pemecahan umat Islam, tahap terakhir ini merupakan tahap yang paling berbahaya karena umat Islam mulai memisahkan diri dan tidak mempunyai rasa peduli terhadap sesama muslim. Rasa cinta dan kasih sayang yang harus ditunjukkan seperti sabda Rasulullah SAW nampaknya mulai melebur dengan sendirinya.

BACA JUGA:  Inilah Nikmat Terbesar

Dampak negatif Ghazwul Fikr

Akibat dari adanya Ghazwul Fikr akan dipastikan bahwasanya semakin lama umat Islam akan merasa rendah diri dan akan semakin melaksanakan larangan Allah. Terlebih lagi umat Islam tidak mampu menahan diri, justru merendahkan diri dihadapan orang kafir, mengikuti perilaku orang kafir, dan secara pasti umat Islam akan terpecah belah.

Langkah langkah yang dilakukan oleh orang orang kafir dalam menghancurkan Islam tidak terbatas, mereka akan melakukan segala cara demi menghancurkan Islam. Seperti yang telah Allah jelaskan Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepadamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (Nida Ul Hidayah)

Komentar

komentar