Walikota Depok: Etos Kerja dalam Puasa Adalah Disiplin Terhadap Waktu

Walikota Depok Mohammad Idris saat memberikan kultum di Masjid Balaikota Depok.

“Etos kerja yang diajarkan dalam puasa adalah disiplin terhadap waktu.”

DEPOK – Puasa dapat mewujudkan dan melahirkan etos kerja. Hal itu bisa dilihat dari arti etos dalam bahasa yunani, yaitu nilai, karakter, dan kebiasaan normatif yang dilakukan atau bisa jadi bawaan dari lingkungan. Etos juga bisa diartikan etika.

Dalam bahasa Islam, etos dimaknai dengan akhlakul karimah, yaitu sikap yang diajarkan Allah yang terletak dalam diri seseorang. Dimana sikap tersebut dilaksanakan dengan spontanitas, tidak dibuat-buat, dan tidak terkait dengan lingkungan. Sedangkan etika terkait dengan budaya setempat.

BACA JUGA:  Rumah Zakat Kirim 30 Ton Paket Superqurban dan 15 Truk Bantuan Logistik untuk Palu - Donggala

Demikian ditegaskan Walikota Depok Mohammad Idris saat memberikan kultum singkat di Masjid Balaikota Depok, Senin (29/5/2017).

“Etos kerja yang diajarkan dalam puasa adalah disiplin terhadap waktu. Karena saat berpuasa kita pasti disiplin waktu, dari mulai sahur, berbuka, hingga terawih. Puasa juga mengajarkan kita kejujuran. Tak hanya itu, puasa juga mendatangkan sebuah semangat kebersamaan,” jelas Idris.

Dalam tausiyah singkatnya, Pria jebolan Pesantren Modern Gontor ini pun menambahkan bahwa etos kerja dalam puasa terangkum dalam satu kata, yaitu Taqwa.

BACA JUGA:  Etoser Tiga Kampus Bersatu Untuk Palu

“Taqwa tidak identik dengan keberadaan kita. Karena taqwa berlaku kapan saja dan dimana saja. Semoga kita termasuk orang-orang yang bertaqwa. Dan semoga kita dapat menjalankan ibadah di bulan ramadhan sesuai dengan perintah Allah SWT,” pungkasnya.

Comments

comments