Wajah Cantik Bercahaya dengan Air Wudhu

Ilustrasi. (Istimewa)

Tampil cantik memang dambaan setiap insan wanita. Jika di tanya apakah seorang wanita ingin selalu tampak terlihat cantik? Tentulah tak seorangpun yang akan menjawab tidak. Banyak wanita yang rela melakukan apa saja agar mendapat predikat cantik, terutama kecantikan pada wajah. Setiap wanita ingin memiliki wajah yang putih, bersinar, dan awet muda. Yang pada akhirnya mereka mengkonsumsi bermacam-macam produk kacantikan dan melakukan perawatan wajah.

Berjuta-juta produk kecantikan di buat dari berbagai macam bahan, dari bahan kimia, sampai emas, tentu saja untuk membuat wajah tampak putih, bersinar, dan awet muda. Semua jenis produk di iklankan dimana-mana, sehingga mengundang daya tarik yang luar biasa untuk kaum wanita. Mereka berbondong-bondong mencari untuk membeli produk yang mereka butuhkan untuk perawatan jenis kulit wajahnya. Padahal produk yang mereka pakai hanya bersifat sementara yang tentunya memiliki efek samping yang membahayakan diri sendiri,dalam jangka waktu cepat atau lambat.

BACA JUGA:  Wanita Era 45 Hingga Milenia

Buat semua wanita sesungguhnya hal-hal tersebut tidak perlu dilakukan, karena di dalam agama islam telah mengajarkan perawatan wajah yang luar biasa bagusnya. Tanpa harus ada efek samping dan bersifat abadi yaitu dengan berwudhu. Wudhu adalah salah satu solusi terbaik untuk mempercantik diri dengan cara baik.  Tak hanya untuk mempercantik diri, berwudhu juga sangat baik untuk kesehatan.

Agar wajah selalu segar, berseri-seri, dan cantik alami. Basuhlah minimal 5 kali sehari dengan air wudhu. Ketika seseorang berwudhu, mengucapkan bismillahirrahmanirrahim sambil mencuci kedua talapak tangan, air wudhu akan berubah menjadi butiran-butiran mutiara alami yang sangat indah. Sehingga pada saat membasuh wajah butiran-butiran mutiara pada air membersihkan debu yang menempel pada kulit wajah dan mengangkat kotoran di setiap pori-pori.

Dengan kita berwudhu setiap saat, berarti kita juga telah melakukan perawatan terhadap kulit, khususnya kulit wajah. Sehingga yang demikian itu dapat membuat dan menjadikan kulit wajah seseorang tampak bersih, sehat dan berseri-seri.

BACA JUGA:  Pemuda Saat Ini Adalah Pemimpin Masa Depan

Tidak hanya itu, air wudhu juga mampu menghapus segala dosa yang dilakukan oleh anggota wajah. Seperti yang di riwayatkan dari abu Hurairah ra, Rosulullah saw bersabda: “ Apabila seorang hamba muslim atau mukmin berwudhu, maka tatkala ia membasuh wajahnya keluarlah dari wajahnya seluruh dosa yang dilakukan matanya bersamaan dengan air itu atau dengan tetesan tarakhirnya”(HR. Muslim). Untuk pelembab agar awet muda, gunakanlah senyuman. Tidak hanya senyum di bibir, tapi juga di hati.

Bila Ramadhan tiba, wajah-wajah bercahaya semakin terlihat jelas. Lihatlah, masjid mulai ramai di datangi jama’ah yang melaksanakan shalat sunnah dan fardhu, tilawatil Qur’an dan qiyamul lail. Sungguh, pada hari-hari bulan Ramadhan, semua wajah berkilau cahaya sebab amal ibadah kepada Allah. Pintu neraka ditutup, sedangkan pintu sumber segala cahaya dibuka, surga.

BACA JUGA:  Ternyata Pintar Saja Tidak Cukup ; Pentingnya Pembinaan Karakter Pada Pelajar

Pada bulan Ramadhan, kaum muslimin cerah dengan segala amal ibadah yang mendekatkan dirinya kepada Allah. Baik membaca al-Qur’an, puasa Ramadhan, menghidupkan malam, menjaga sikap dan memperbaiki akhlak. Pada bulan Ramadhan, kaum Muslimin menjadi cerah sebab terjaganya wudhu, tertambatnya lisan tak fasih bicara, dan amalam-amalan mulia. Sebab Ramadhan dijadikan oleh Allah sebagai bulan yang penuh keberkahan. Bahkan, para malaikat pun menyambut bulan Ramadhan dengan suka cita. Dan malaikat pun bersedih bila bulan Ramadhan akan berakhir.

Tidak ada yang menjamin usia kita sampai pada Ramadhan berikutnya. Sungguh pada wajah-wajah bercahaya sangat mengharapkan bisa menikmati Ramadhan tahun berikutnya. Akan tetapi, tetap Allah lah sang penentu semuanya. Entah usia kita sampai atau tidak, itu menjadi rahasia-Nya. Mari kita menggunakan kesempatan Ramadhan dengan sebaik-baiknya ibadah. Mudah-mudahan, Allah mengumpulkan kita dalam wajah-wajah yang bercahaya. Berkilau dalam dekapan cinta-Nya. (Sukma Dharda R.M/PNJ)

Komentar

komentar