Beranda Bisnis & Ekonomi Telkomsel dan Huawei Uji Penerapan Teknologi 5G

Telkomsel dan Huawei Uji Penerapan Teknologi 5G

Uji coba teknologi 5G Telkomsel dan Huawei di Jakarta, Senin (29/5/2017) – (Foto: Bisnis.com)

“Teknologi 5G mampu menghasilkan kecepatan berselancar internet 70 Gbps”

JAKARTA – PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) bersama dengan Huawei melakukan live demo untuk teknologi 5G yang mampu menghasilkan kecepatan 70 Gbps, di Jakarta, Senin (29/5/2017).

Vice President Next Generation Network Telkomsel Ivan C. Permana mengatakan melalui demo teknologi 5G ini dapat disaksikan kemampuan teknologi yang membuka peluang penerapan berbagai layanan dan aplikasi di masa depan.

“Kami akan terus menganalisa dan mengkaji 5G secara menyeluruh untuk ke depannya menjadi operator pertama di Indonesia yang menggelar layanan 5G secara komersial, seperti yang sudah kamil lakukan pada teknologi 4G,” katanya.

Ivan menambahkan Telkomsel selalu berkomitmen untuk menjadi yang terdepan dalam teknologi dan inovasi untuk dapat selalu menyediakan layanan terbaik bagi pelanggan dan membawa manfaat besar bagi bangsa Indonesia.

BACA JUGA:  Wakil Depok Juara 1 Startup World Cup, Wali Kota Ucapkan Terima Kasih

“Uji coba ini untuk menunjukkan bahwa teknologi seperti ini ada, diharapkan pemerintah dan masyarakat sudah siap, karena teknologi ini membutuhkan spektrum dan aplikasi untuk masyarakat,” katanya.

Vice President Technology & System Telkomsel Indra Mardiatna mengatakan standarisasi teknologi 5G didesain untuk melayani tiga karakteristik ekstrem layanan seluler, yaitu Enhanced Mobile Broadband (eMBB), Massive Machine Type Communications (mMTC), dan Ultra-reliable and Low Latency Communications (uRLLC).

“Live demo kali ini berfokus pada karakteristik eMBB dengan menggunakan spektrum frekuensi 70 GHz,” ujarnya.

BACA JUGA:  Wakil Depok Juara 1 Startup World Cup, Wali Kota Ucapkan Terima Kasih

Telkomsel mengklaim menjadi operator pertama di Indonesia yang menerapkan true eMBB pada teknologi 5G berkecepatan 70 Gbps yang melebihi spesifikasi teknis kecepatan minimal teknologi 5G berdasarkan IMT-2020 yang hanya sebesar 20 Gbps.

Fitur teknologi 5G ini dipercaya mampu menghasilkan layanan wireless sekelas serat optik yang bisa digunakan untuk berbagai layanan baru.

Director of Wireless Network Solution Huawei Li Fei mengatakan ini menjadi demo teknologi pertama 70 Gbps 5G secara live di Indonesia.

“Huawei merupakan kontributor yang sangat aktif terhadap standardisasi dan pengembangan 5G. Kami akan terus menghadirkan teknologi terbaru dan paling relevan ke Indonesia dan membantu mitra kami Telkomsel untuk mempertahankan kepemimpinan mereka dalam bidang teknologi dan inovasi di Indonesia,” katanya.

BACA JUGA:  Wakil Depok Juara 1 Startup World Cup, Wali Kota Ucapkan Terima Kasih

Tiga karakteristik ekstrem layanan seluler mampu menyediakan beragam layanan yang menjadi kebutuhan masa depan. Contoh layanan dari karakteristik eMBB atara lain connected cloud computing, collaborative interactive education, immersive virtual reality, collaborative immerse gaming, dan always connected augmented reality.

Kemudian, smart city, smart utilities, smart agriculture, smart energy, fleet management, dan bike sharing adalah contoh layanan yang di-deliver mMTC. Sementara itu, contoh layanan yang dihasilkan uRLLC di antaranya autonomous driving, connected vehicles (V2X), drone delivery, dan industrial robotic automation (Industry 4.0).

Komentar

komentar