Beranda Feature Seberapa Penting Dewan Komite Audit?

Seberapa Penting Dewan Komite Audit?

Dalam suatu organisasi atau lembaga perusahaan, terdapat dewan komite audit, yang terdiri dari ketua dan anggota, pada umumnya dewan komite audit ini terdiri dari 3 orang atau lebih.

komite audit merupakan tempat atau wadah dimana direksi membahas terkait laporan keuangan perusahaan untuk mengidentifikasi dan melakukan tindakan korektif. komite audit bersifat independen dan tidak memiliki koneksi keuangan dengan perseroan selain dari remunerasi yang diterima karena melaksanakan tugas sebagai dewan komite audit dan dewan komisaris.

komite audit independen mungkin tidak juga efektif jika komite audit tidak aktif, menurut Krishnan (2005, p.668) menunjukkan bahwa “ jumlah pertemuan komite audit mungkin mencerminkan bagaimana proaktif komite audit dalam menilai pengendalian internal”. Pertemuan komite audit ini adalah untuk membahas terkait kesalahan-kesalahan pada laporan keuangan dan untuk peningkatan kualitas internal control yang ada di perusahaan. Komite audit yang aktif minimal melakukan pertemuan adalah sebanyak empat kali dalam setahun.

Komite audit yang aktif juga dapat memberi peran terhadap peningkatan keandalan laporan keuangan dapat mengurangi kesalahan dan penyimpangan, selama pertemuan komite audit dapat masalah yang dihadapi dalam proses pelaporan keuangan akan dapat dengan mudah terdeteksi, dalam melakukan tugas-tugas komite audit mempunyai akses penuh terhadap laporan keuangan, temuan audit internal, catatan notulensi rapat direksi, bahkan komite audit melakukan diskusi intensif dengan manajemen jika diperlukan, selain dengan auditor internal dan eksternal. Namun sebaliknya, jika pertemuan komite audit pasif, masalah yang terjadi tidak dapat terselesaikan dengan segera, sehingga dapat menurunkan tingkat keandalan dalam penyajian laporan keuangan.

Selain itu peran komite audit adalah untuk meningkatkan aktivitas kinerja perusahaan yang mana peran komite audit adalah untuk mengontrol pengendalian internal perusahaan, komiter audit juga meninjau terhadap penyalahgunaan wewenang atau penipuan yang terjadi di perusahaan, dalam hal ini komite audit lebih banyak bekerjasama dengan internal audit yang ada di perusahaan. Peran lainnya dari komite audit adalah meninjau terhadap kegiatan pengelolaan resiko perusahaan,komite audit lebih bekerjasama dengan bagian manajemen.

Dalam melakukan peninjauan, selain untuk mencermati laporan keuangan, laporan pemeriksaan audit internal, komite audit juga melakukan pengamatan atas prosedur dan kebijakan akuntansi, pengujian efektifitas terhadap pengawasan di Manajemen perusahaan. (Refita Darmi/STEI SEBI)

Komentar

komentar