Resto Senyum Sajikan 40-50 Menu Khas Nusantara

JAKARTA – Satu lagi Resto Nusantara hadir di jantung kota Jakarta untuk menambah maraknya dunia kuliner. Tepat Jum’at (5/5) pukul 16.00 WIB dengan guyuran hujan tak menyurutkan para undangan hadir, dan pemilik Resto pun tetap semangat menyambutnya.

“Dengan bangga, kami hadirkan Resto Senyum yang berlokasi di Jl. Teluk Betung No.45, Jakarta Pusat, Senyum bukan hanya restoran yang menghadirkan berbagai ragam hidangan kuliner khas Indonesia, namun juga mengangkat berbagai lembaran inspirasi budaya Indonesia dalam bentuk kreasi seni dan fesyen,” pungkas Kimberly Ananto, pemilik dan pencetus Restoran Senyum ini.

Hidangan kuliner Senyum tersaji dengan resep asli yang diusung dari daerah asal, dengan cerita, selera, bahan baku serta olahan yang khas. Menu yang dihadirkan senyum terbagi dalam dua kategori, yakni Indonesian Comfort Food, yaitu pilihan menu tradisional Indonesia yang sudah dikenal dan dicintai masyarakat umum; dan undiscovered Indonesian food, atau pilihan menu yang belum terlalu dikenal masyarakat umum, namun patut diketahui dan dicoba. Seluruh Pilihan menu yang tersedia telah dipilih oleh food curator dari Senyum, Kimberly Ananto. Hasil dari kurasi ini merangkum keberagaman kuliner Indonesia serta mengungkap bagaimana cara Mengolah makanan sesuai dengan kreasi orisinil dari setiap daerah asal hidangan tersebut.

Unik, inspiratif dan boleh diberi acungan tiga jempol, sangat cocok ditujukan kepada rumah makan otentik Indonesia ini, karena selain menyediakan aneka hidangan masakan yang otentik, juga perjuangan dalam mendapatkan resep yang otentik itu penuh dengan perjuangan fisik.

“Sebelum membuka restoran ini, “Saya selama tiga tahun keliling daerah Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Saya hobi jalan-jalan dan icip-icip kuliner daerah. Dari situ saya tercetus ide untuk buka restoran dengan menu makanan khas daerah yang ada di Indonesia,” tukasnya kepada Depokpos.com di sela-sela acara launching.

“Nggak usah khawatir pokoknya apa yang saya bawa ke sini semuanya asli daerah asalnya, seperti bumbu termasuk juru masaknya, kalau memang memungkinkan, kita menyediakan 40 hingga 50 menu per hari,” imbuh Kim antusias.

Satu keunikan yang menjadi daya tarik dari Resto Senyum adalah adanya concept store bernama Something academic yang menghadirkan barang-barang yang terlahir dari kebudayaan Indonesia. Jenis barang atau produk yang tersedia memiliki beberapa kriteria, seperti furnitur (moving design), produk kecantikan, fashion, vinyl musik, buku kesenian serta seni karya lukis.

Seluruh barang atau produk yang tersedia dalam concept store telah dikurasi oleh tim Tersendiri, sedangkan untuk lukisan yang ditampilkan telah melewati proses kurasi oleh Agustiawan WR. Saat ini lukisan yang tengah dipamerkan adalah karya dari Syahrizal Pahlevi, Wara, dan Sri Harjanto Sahid. Pameran lukisan ini akan berganti setiap tiga bulan, dan Resto Senyum juga membuka kesempatan bagi para seniman muda untuk mengajukan hasil karya mereka untuk dipamerkan dalam concept store tersebut dan dikenal oleh masyarakat.

Hal lain yang juga diusung dari Resto Senyum adalah beberapa elemen fesyen Indonesia, yaitu kain Langka Indonesia maupun mancanegara dari bahan cashmere. Bahan cashmere merupakan Jenis wool yang paling lembut dan halus berasal dari daerah kashmir. Koleksi kain yang dimiliki Senyum terbuat dari kualitas premium serta diburu hingga ke seluruh penjuru Indonesia dan Mancanegara oleh fabric curator senyum, michael lesmana.

“Explore, educate dan encourage adalah motto yang ingin diangkat untuk Resto Senyum. Kami ingin Mengangkat keberagaman cita rasa dan produk Indonesia yang kurang terekspos, mengedukasi Serta memberikan kesempatan kepada undiscovered treasure dari seluruh pelosok Indonesia Agar dikenal dan dikagumi banyak orang,” jelas Kimberly Ananto, penggagas dan Food curator dari Resto Senyum.

Resto Senyum berkomitmen untuk selalu inisiatif dalam pendekatan modern dan urban, guna
Mengedukasi masyarakat agar lebih mengenal keberagaman kultur Indonesia dari sisi yang
berbeda. (Galang)

Komentar

komentar