Pemerintah Pusat Siap Bangun Rusun di Depok

Ilustrasi rumah susun. (Istimewa)

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan memanfaatkan lahan negara di kawasan Depok untuk membangun rumah susun (Rusun) dengan harga di kisaran Rp150 juta per unit.

Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Lana Winayanti mengemukakan, rumah susun tersebut kemungkinan akan dibangun empat hingga lima lantai, tanpa lift. Bangunan dengan spesifikasi tersebut dinilai mengeluarkan biaya yang lebih murah.

“Ini untuk medium rise (bertingkat sedang). Kalau medium rise memungkinkan sekali (harga Rp150 juta), empat sampai lima lantai tanpa lift dengan luas 36 meter persegi,” ucap Lana seperti dilansir CNN Indonesia, Selasa (2/5).

BACA JUGA:  Pemkot Depok Siap Bantu Pembiayaan Siswa Miskin, Ini 4 Syarat yang Harus Dipenuhi

Lana menjelaskan, jika bertingkat banyak (high rise), biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan rumah susun bisa mencapai Rp9 juta per meter. Belum lagi ditambah dengan biaya pemasangan listrik dan air.

Kendati demikian, Lana mengaku belum dapat memastikan kapan pembangunan rumah susun akan dibangun. Pihaknya kini masih terus melakukan penghitungan aset berbentuk lahan negara yang tidak terpakai guna dibangun tempat tinggal bagi warga, khususnya Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Kalau di PUPR sendiri sedang berlaku pencatatan aset, kami sedang melakukan review, mencatat penggunaan lahan seperti apa,” jelas Lana.

BACA JUGA:  Pemkot Depok Siap Bantu Pembiayaan Siswa Miskin, Ini 4 Syarat yang Harus Dipenuhi

Rencananya, bangunan rumah yang akan dibangun berbentuk rumah susun. Hal tersebut guna mengantisipasi sempitnya lahan dan memberikan harga yang terjangkau. []

Comments

comments