Kisruh KONI Depok, Pemkot Tak Berani Keluarkan Anggaran

Walikota Depok Mohammad Idris. (Foto San)

DEPOK – Diputusnya aliran listrik yang berada di Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok, menimbulkan berbagai macam spekulasi di benak awak media dan juga masyarakat Kota Depok yang dekat dengan lingkungan kantor KONI Depok.

Walikota Depok Mohammad Idris saat ditemui usai acara Pelantikan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) di Kantor Balaikota Depok, mengatakan bahwa dirinya mengakui hal tersebut merupakan dampak dari anggaran keuangan KONI tahun 2017 yang hingga sampai saat ini tak kunjung cair. Anggaran tersebut rencananya akan digunakan untuk biaya operasional dan honor tenaga sukarelawan.

“Saya dengar itu karena dampak dari anggaran KONI Depok yang seharusnya untuk tahun ini sudah cair. Anggaran tersebut nanti akan digunakan untuk biaya operasional dan honor tenaga sukarelawan,” ujarnya, Rabu (17/5/2017).

Idris juga mengungkapkan ini menyangkut karena ada perseteruan yang terjadi di dalam struktur tubuh kepengurusan KONI Depok, namun itu baru dugaan sementara olehnya sehingga bagian keuangan Pemerintah Kota Depok tidak berani mencairkan anggaran tersebut karena belum dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) dari Pemerintahan Provinsi Jawa Barat.

“Adanya sedikit perseteruan di dalam struktur tubuh kepengurusan KONI Depok sekarang, sehingga bagian keuangan Pemerintah Kota Depok tidak berani mencairkan anggaran untuk KONI Depok karena SK dari Provinsi juga belum keluar. Masih sedikit dugaan daei saya, untuk lebih lengkapnya nanti bisa diklarifikasikan kepada Ketua atau pihak kepengurusan KONI Kota Depok,” pungkasnya. (San)

Komentar

komentar