Kebersihan Pasar Kemiri Muka

(Foto Elvaretta Gasiona)

DEPOK – Kebersihan pasar menjadi salah satu faktor kenyamanan bagi penjual dan pembeli. Selain mengandalkan jasa petugas kebersihan, kesadaran penjual dan pembeli akan kebersihan pasar juga diperlukan.

Dengan 11 orang petugas kebersihan, Pasar Kemiri Muka, Depok, siap untuk dijaga kebersihannya demi kenyamanan bersama. Pasar seluas 2,6 hektare ini, mulai dibersihkan dari pukul 08.00 hingga sekitar pukul 18.00. Untuk malam, tidak ada pembersihan oleh petugas Pasar Kemiri.

Sapu, pengki, dan gerobak dorong atau gerobak motor menjadi peralatan utama petugas kebersihan. Dikala hujan, masker, jas hujan, dan sepatu boot juga melengkapi mereka.
Sejauh ini, ada sekitar 15 gerobak dorong dan 5 gerobak motor. Baik gerobak dorong maupun gerobak motor selalu ada pembaruan setiap tahunnya.

Gerobak-gerobak tersebut akan membawa sampah ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang berada di parkiran barat pasar. Dari TPS sampah akan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan menggunakan truk sampah. Ada 5 truk yang siap membawa sampah ke TPA. Dalam sehari, satu truk dapat 2 kali bolak-balik.

Penumpukan sampah kadang terjadi karena truk mengalami kerusakan. Jika sudah begitu, Unit Pelaksana Teknis (UPT) akan menunggu pihak Pemerintah Depok (Pemkot) menanganinya.
Pekerjaan petugas kebersihan dibagi dalam beberapa zona, seperti zona sayuran, pisangan, radius ke luar, blok F, dan parkiran barat. Setiap zonanya dapat dibersihkan oleh satu hingga dua orang. Hal ini disesuaikan dengan luasnya zona tersebut. Jika dalam area tersebut ada petugas yang sakit atau berhalangan hadir, akan digantikan oleh petugas kebersihan dari area lain.

Penjual hanya perlu membayar retribusi sebesar 4.000 rupiah. Itu pun tidak wajib. Setiap harinya, akan ada petugas retribusi yang keliling pada pukul 05.00, 07.00, dan 07.30 WIB.
“Jadi kita tuh gak bisa memaksakan dia lah, namanya pedagang. Kadang-kadang dia rame, kadang-kadang dia sepi. Gak bisa diprediksi,” tutur Gustiarman (48), Staf UPT bagian retribusi, sambil tersenyum.

Ibu Irah (35), penjual ayam yang sudah 15 tahun berjualan mengatakan, Pasar Kemiri Muka bersih, karena jam-jam tertentu ada petugas yang membersihkan. Ini membuktikan bahwa petugas sukses dalam menjaga kebersihan demi kenyamanan kegiatan di pasar.

Kerja keras yang dilakukan petugas kebersihan Pasar Kemiri Muka dalam menjaga kebersihan patut diacungi jempol. Dari pagi hingga sore hari dengan giat dikumpulkannya sampah-sampah yang berserakan.

Tak dapat dimungkiri lagi, petugas kebersihan memang memegang peranan yang penting dalam menjaga kebersihan pasar. Di samping kesadaran dari penjual dan pembeli itu sendiri. Terima kasih petugas kebersihan atas kegigihanmu. (Elvaretta Gasiona)

Comments

comments