Jelang Puasa Harga Bawang Putih Makin Tak Terkendali

Pedagang bawang putih. (Istimewa)

DEPOK – Hari-hari terakhir jelang Ramadhan, Harga bawang putih semakin tidak terkendali. Meski pemerintah mengklaim sudah melakukan berbagai upaya untuk menurunkan harga bawang putih, namun nyatanya harga bumbu dapur paling dasar ini masih saja tinggi menembus Rp 65.000 per kilogram.

Sebulan lalu, harga bawang putih masih di harga Rp 35.000 per kilogram. Kemudian tiga pekan menjelang puasa, harga bawang putih langsung meroket signifikan ke harga Rp 50.000. Semakin dekat dengan puasa, harganya tembus Rp 65.000 per kilogram.

BACA JUGA:  Oki Setiana Dewi Buka Metode Belajar Al-Qur'an dengan Teknik Neuro Nadi

Pedagang bawang putih di Pasar Kemiri Muka, Depok beralasan harga bawang putih terus naik karena memang harganya sedang tinggi dari pasar induknya. “Sehingga mau tidak mau, para pedagang di sini tidak banyak yang menjual bawa putih karena konsumen yang membelinya menurun,” ujar Iin salah satu pedagang bawang putih.

Hal tersebut disebabkan karena semakin menipisnya stok bawang putih di gudang importir. Bawang putih dipasaran kita masih import dari Tiongkok. Saat ini panen baru selesai di Tiongkok, jadi Indonesia belum mendapatkan kiriman stok kembali.

BACA JUGA:  Kawal Pembangunan, Sekber Wartawan Depok Intens Diskusi dan Tukar Pendapat dengan OPD

Seperti diketahui, Indonesia memang sudah cukup lama melakukan import bawang putih untuk konsumsi. Sedangkan bawang putih lokal kualitasnya dianggap kurang sesuai standar, umumnya digunakan untuk bahan obat dan jamu. (Hana Nurul Jannah/PNJ)

Komentar

komentar