Beranda Seputar Depok Kelurahan Mekarsari Bagikan 2.000 Bibit Pohon Cabai ke Warga

Kelurahan Mekarsari Bagikan 2.000 Bibit Pohon Cabai ke Warga

Wakil Waliota Depok berfoto bersama setelah secara simbolis menyerahkan bibit pohon cabai kepada warga. (San)

DEPOK – Masih dalam rangkaian memperingati hari jadi Kota Depok ke-18 di Kecamatan Cimanggis, Kelurahan Mekarsari bekerjasama dengan Trubus membagikan 2.000 bibit cabai unggulan kepada warga sekitar.

Penyerahan dilakukan disela-sela peringatan HUT Depok yang bertempat disamping Kantor Kelurahan Mekarsari, Cimanggis, Sabtu (13/5/2017) dan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna.

“Acara hari ini merupakan rangkaian dari acara memperingati hari jadi Kota Depok ke-18 yang di Kecamatan Cimanggis ini acaranya tersebar dimasing-masing Kelurahan. Jadi semua Kelurahan kebagian dan puncaknya besok (14/5/2017) di Keluarahan Pasir Gunung,” jelas Camat Cimanggis Henry kepada DepokPos saat ditemui disela-sela acara.

BACA JUGA:  Pentingnya Keterampilan Berbahasa Indonesia di Mata Penutur Asing

Lebih lanjut Henry mengatakan bahwa pada acara kali ini juga dibagikan bibit cabai super sebanyak 2.000 pohon kepada masyarakat hasil kerjasama dengan Trubus.

“Jadi yang menyediakan bibitnya Trubus, pihak Kelurahan dan Kecamatan hanya menyalurkan saja. Dibagikan sekarang jadi nanti lebaran sudah bisa dipanen,” jelas Henry.

“Kedepannya saya ingin Kecamatan Cimanggis ini membagikan bibit pohon manggis ke warga, tapi yang pendek supaya lebih terjangkau (lahannya),” tambah Henry.

Sebanyak 2.000 bibit pohon cabai dibagian kepada warga atas kerjasama Kelurahan Cimanggis dan Trubus. (San)

Henry juga mengatakan bahwa dirinya ingin sesegera mungkin merealisasikan rencana tersebut namun terbentur waktu.

BACA JUGA:  Wali Kota Lantik Kepengurusan PPTI Depok Masa Bakti 2017-2022

“Kita maunya besok di acara puncak HUT Depok di Cimanggis, tapi karena waktunya tidak terburu mungkin nanti di moment lainnya,” kata Henry.

Tentang kepanitiaan acara yang banyak dipegang anak-anak muda, Henry mengatakan bahwa memang pihaknya memberdayakan Karang Taruna bersama organisasi kepemudaan lainnya.

“Jadi memang semua sebisa mungkin dilibatkan, kepanitiaan sendiri dipegang anak-anak muda sekitar 80 persen. Jadi pihak Kelurahan atau Kecamatan hanya “manajer” saja, selebihnya anak-anak muda yang bekerja,” pungkasnya. (San)

Komentar

komentar