Andi Malewa: Supercard Jabodetabek Pengembangan dari Supercard Depok

Musisi jalanan Kota Depok saat mengiringi Walikota Depok Mohammad Idris beberapa waktu lalu. (Foto San)

DEPOK – Digandengnya Institut Musik Jalanan (IMJ) oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia tidak lantas menyelesaikan program Depok Superdcard (Kartu Bebas Ngamen Depok) yang sudah berjalan sebelumnya.

Demikian ditegaskan pendiri IMJ, Andi Malewa saat ditemui Depokpos disela-sela kegiatan seleksi berkas musisi jalanan Jabodetabek, Selasa (23/5/2017).

“Semua programnya sama persis dengan yang diterapkan di Depok, yang membedakan hanya masalah wilayah. Yang ini (kerjasama dengan Kemedikbud – red) lebih luas cakupannya. Dan Jabodetabek ini hanya uji coba, jika kita berhasil menjalankan ini di Jabodetabek, kemudian akan dilanjutkan ke tingkat Nasional,” tegas Andi.

BACA JUGA:  Artis Shandy Aulia Buka Bisnis Kuliner 'Geprek SAy' di Margonda Depok

Lebih lanjut, Andi mengatakan bahwa ini bisa menjadi contoh sebagai salah satu cara menyelesaikan masalah sosial yang selama ini terjadi di jalanan.

“Bukan satu-satunya, tapi bisa menjadi salah satu solusi mengatasi masalah sosial di jalanan khususnya untuk musisi jalanan. Karena memang harapannya bagaimana musisi jalanan ini bisa mendapatkan pengakuan seperti di Eropa,” jelasnya.

Sementara Kasubdit Seni Pertunjukan Direktorat Kesenian Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Yusmawati mengamini bahwa program tersebut merupakan adopsi serta pengembangan dari program serupa yang sudah berjalan di Kota Depok.

BACA JUGA:  25 Tahun Dompet Dhuafa Membentang Kebaikan

“Kami menganggap apa yang dilakukan mas Andi adalah hal yang luar biasa, jadi kami mengadopsi hal yang sudah dilakukan beliau dan kami membuat jangkauan yang lebih luas, tak hanya di wilayah Depok,” jelas Yusmawati saat dikonfirmasi DepokPos melalui pesan singkat. (San)

Comments

comments