Beranda Seputar Depok Walikota Ajak Warga Depok Optimalkan 5 Fungsi Taman

Walikota Ajak Warga Depok Optimalkan 5 Fungsi Taman

Walikota Depok Muhammad Idris saat berfoto bersama dengan anak-anak pramuka disela acara Panmas Fair. (San/DepokPos)

DEPOK – Kota Depok saat ini tercatat memiliki 101 taman yang tersebar mulai dari tingkat RT, RW, kecamatan dan kota yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Meski demikian, pemerintah hanya mengelola 21 taman dan sisanya adalah milik pihak adalah swasta.

Hal tersebut dikatakan Walikota Depok Muhammad Idris pada saat membuka kegiatan Panmas Fair yang digelar di Taman Lembah Gurame, Sabtu (8/4/2017). Kegiatan Panmas Fair ini sendiri digelar selama dua hari yakni 8-9 April 2017 dan diisi dengan berbagai kegiatan.

“Lima fungsi taman ini harus kita perhatikan, yang pertama adalah tentang menjaga lingkungan yakni fungsi ekologi. Bagaimana supaya taman ini menjadi teman kita semua, lingkungan yang sangat sehat dan bersih,” ujar Idris pada saat pembukaan Panmas Fair.

BACA JUGA:  Rumah Zakat Kembali Salurkan Bantuan untuk Pengungsi Rohingnya

Idris mengatakan bahwa dari sisi ekologi itu tidak sekedar pemanfaatan ruang yang sudiah dibuat, tapi juga bagaimana memberikan dampak terhadap lingkungan sekitar.

“Makanya ada hal-hal yang harus kita perhatikan lagi kedepan, diantaranya adalah ruang-ruang yang digunakan oleh PKL. Ini yang sedang kita pikirkan, bagaimana agar dari sisi ini kita semua sama-sama nyaman. Kita tidak akan mengusir mereka tanpa kita memberikan fasilitas yakni dengan mencari ruang-ruang yang bisa dimanfaatkan untuk mereka (berdagang – red),” jelas Idris.

Lebih lanjut Idris menambahkan bahwa fungsi taman yang kedua adalah fungsi edukatif. Untuk fungsi edukatif ini, Idris mengatakan bahwa pihak Pemkot juga sedang mempersiapkan taman ini sebagai tempat latihan anak-anak bermain musik.

BACA JUGA:  Anak Pengungsi Rohingya: "Apa Kegiatan Anak-anak Indonesia?"

“Nah ini baru akan kita siapkan di taman merdeka, disini juga sudah ada sebenarnya anak-anak yang sudah latihan musik biola tapi memang belum terkoordinir oleh para musisi-musisi,” tambahnya.

Salah satu komunitas musik yang turut memanfaatkan taman sebagai tempat berlatih. (San/DepokPos)

Sementara fungsi taman yang ketiga adalah untuk fungsi sosial dan silaturahim dan yang keempat adalah untuk keindahan.

“Silaturahim ya, bukan pacaran, mohon maaf adik-adik remaja ini siltaruhim beda ya dengan pacaran lho,” canda Idris yang disambut tawa warga yang hadir saat itu.

“Dan yang terakhir tentunya untuk promosi, untuk hal-hal yang ingin kita tampilkan dari berbagai aspek kehidupan kita, silahkan gunakan taman ini,” jelasnya.

BACA JUGA:  Wakil Depok Juara 1 Startup World Cup, Wali Kota Ucapkan Terima Kasih

Sementara untuk mengantisipasi penyalahgunaan fungsi taman terutama dimalam hari, Idris mengatakan pihaknya sudah melukukan beberapa langkah antisipasi seperti dari sisi fisik infrastruktur udah ditambah beberapa titik penerangan dan menurutnya memang saat ini masih ada beberapa titik yang memerlukan penerangan yang lebih ramah lingkungan lagi.

“Dan juga untuk sementara taman (lembah gurame – red) kita tutup untuk malam hari. Karena memang menjaganya agak sedikit sulit untuk anak-anak remaja ini, harus benar-benar didampingi dan tenaga kita masih sangat kurang. Juga ada CCTV, kita minta perusahaan-perusahaan untuk menyumbangkan CSR-nya berupa CCTV pada setiap taman,” pungkas Idris. (San/DepokPos)

Komentar

komentar