Siap Beroperasi Tahun Depan, RSUI Akan Jalin Kerjasama dengan Pemkot Depok

DEPOK – Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) siap bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam program Smart Healthy City, untuk meningkatkan kesehatan bagi warga Depok.

Demikian ditegaskan Direktur RSUI Julianto Witjaksono di kampus UI Depok, Senin (24/4/2017).

“Permasalahan kesehatan tersebut di antaranya penyakit kardiovaskuler, ginjal, kematian anak dan lanjut usia. Kita akan bahas bagaimana sistem rujukan itu tedeteksi lebih awal, preferensinya bagaimana orang sakit,” kata Julianto.

RSUI sebagai rumah sakit dengan konsep pendidikan profesional mahasiswa, dibangun melalui pengembangan Jejaring Akademik Layanan Kesehatan Depok (Depok Academic Health-care Network/DAHCN) yang melibatkan rumah sakit dan puskesmas di wilayah Kota Depok dan sekitarnya dan akan berperan sebagai pengampu untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang terintegrasi.

“Dana pembangunan dan pengadaan alat kesehatan di RSUI ini mencapai nominal Rp900 miliar yang berasal dari Japan International Cooperation Agency (JICA). Biaya tersebut tak termasuk dana pendamping dari pemerintah,” ujar Julianto.

Untuk pembangunannya sendiri, saat ini RSUI sudah hampir rampung dan direncanakan awal tahun depan sudah dapat beroperasi.

“Pembangunan fisik RSUI saat ini sudah selesai 92 persen, setelah selesai kami baru melengkapi dengan alat-alat kesehatan. Rumah sakit pendidikan tersebut akan mulai beroperasi pada Januari 2018,” tambah Julianto.

Julianto juga mengatakan bahwa pada pengoperasian perdananya, RSUI akan didukung oleh 120 dokter yang siap melayani masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan dengan baik.

“Untuk mendukung pelayanan rumah sakit ini kepada masyarakat juga disediakan akses pintu masuk dari selatan yaitu melalui jalan tol Juanda Depok dan kami sudah berbicara dengan Wali Kota Depok Muhammad Idris, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Bappenas dan juga dari pihak Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT),” pungkasnya. (San)

Komentar

komentar