PPLIPI DPW DKI Jakarta Gelar ‘Kartini for Charity’ dan Siapkan Perayaan pada 8 Mei 2017

Para perempuan yang mendapat apresiasi dari PPLIPI DPW DKI Jakarta saat foto bersama. (foto: BKarmila)

JAKARTA – Menyambut hari Kartini Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) DPW DKI Jakarta mengadakan pameran bertema: “Bangkit Kartini Indonesia, Berbagi Untuk Negeri” yang telah berlangsung dari 17-30 April 2017 di Grand Indonesia Mall, Jakarta. Sebagai puncak perayaan pameran, diadakan penggalangan dana bertajuk Kartini for Charity pada Rabu (26/4/2017) sore bertempat di Atrium East Mall, Grand Indonesia, Jakarta.

Dalam acara Kartini for Charity, diadakan bincang-bincang, yang menghadirkan Okky Asokawati, selaku Ketua Dewan Pembina PPLIPI dan Anggota DPR RI. Suraia, selaku Ketua Yayasan Bunga Aceh dan Nina Moran, selaku Co Founder Resonation Women Emprowerment Conference. Penggalangan dana berhasil dikumpulkan dari hasil penjualan UMKM binaan PPLIPI diberikan kepada Yayasan Bunga Aceh dan Yayasan Suara Hati.

Sekretaris Jenderal PPLIPI, Maya Miranda Ambarsari, SH., MIB (foto: istimewa)

Maya Miranda Ambarsari, SH., MIB selaku Sekjen PPLIPI mengatakan bahwa, “Ini acara luar biasa, disini terlihat sekali PPLIPI sangat menjunjung tinggi keberadaan perempuan menjadi perempuan hebat. Artinya PPLIPI memfasilitatif sebagai fasilitator untuk wanita-wanita yang benar-benar memperjuangkan hak-haknya. Para pembicara juga luar biasa, saya sampai haru biru, jadi nonton dalam keadaan menangis,” ucap Maya saat ditemui depokpos.com

Lebih lanjut Maya Miranda menambahkan setelah menggelar Kartini for Charity, PPLIPI akan mengadakan Ulang tahunnya yang pertama pada 8 Mei 2017 besok, dan akan diadakan Conference dimana PPLIPI dari DPW DKI turut dilibatkan. Menurutnya ini adalah luar biasa. “Really ini hebat sekali, saya sangat bangga dengan beliau-beliau yang sudah bekerja keras untuk ini,” kata Maya.

Harapan Maya Miranda dengan bangkitnya Kartini, agar perempuan Indonesia yang sudah hebat agar dapat lebih hebat lagi. Artinya mereka yang bisa melakukan multi task, yang mengerti beradaptasi dalam situasi maupun kondisi saat ini yang penting mereka bersyukur.

“Mereka hidup di Indonesia yang luar biasa, tidak ada perang, cukup makan dan enak tidur itu sudah luar biasa bersyukur. Lebih dari itu yang namanya profesional, dalam pekerjaan dan lainnya menurut saya lebih ke arah bonus dari Tuhan yang memang harus kita syukuri dan harus kita jalankan sebaik-baiknya,” pungkas Maya.

Sementara Zulmi Savitry, selaku Ketua Komisi Humas PPLIPI menyatakan, pada 8 Mei 2017 besok selain anniversary PPLIPI akan memberikan award penghargaan kepada sepuluh perempuan terinsipiratif, yang terdiri dari lima Kepala Daerah (Walikota dan Bupati) dan memilih tiga orang dari internalnya DPW PPLIPI, satu politisi dan satu aktivis. “Mereka inilah yang sudah menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk kemajuan perempuan,” terang Vitry kepada depokpos.com

Maya Miranda, Ine Noor berfoto bersama dengan penerima dana Suraia (Ketua Yayasan Bunga Aceh) dan Yayasan Suara Hati. (foto: BKarmila)

Suraia selaku Ketua Yayasan Bunga Aceh, menanggapi bahwa acara yang digelar PPLIPI ini, pertama bagus karena mencoba membawa nilai juang Kartini dalam semua lini kehidupan perempuan dalam berbagai level. Kedua, ibu-ibu yang terkumpul ini semua berkiprah dalam berbagai bidang, selain bekerja mereka juga ingin membantu perempuan lain agar mereka punya ruang dan kesempatan yang sama. (BKarmila)

Comments

comments