Korban Tewas Penembakan Mobil oleh Polisi Bertambah

(Foto istimewa)

Korban penembakan sebuah sedan di Lubuklinggau yang dilakukan oknum polisi Brigadir K bertambah menjadi dua orang, setelah korban luka Insrayani akhirnya nyawanya tidak tertolong dalam perawatan di rumah sakit.

Menurut keterang M Yasin, saudara ipar almarhum Insrayani saat ditemui di rumah duka, Senin siang, mengatakan korban meninggalkan tiga orang anak, dua perempuan dan satu laki-laki. Korban sehari-hari berprofesi sebagai petani kopi.

“Almarhum merupakan saudara kakak dari isteri saya, kesehariaannya berprofesi sebagai petani kopi,” katanya seperti dilansir Antara, Senin (24/4/2017).

BACA JUGA:  Mentawai Gelar Festival Muanggau

Pihak keluarga korban, kata dia, meminta agar pihak kepolisian bertanggung jawab atas kejadian ini, dan meminta agar kiranya mempertimbangkan pendidikan anak-anak almarhum, agar dapat dibiayai.

Jenazah yang dibawa dengan mobil ambulan RS dr M Hoesin yang sampai pukul 15.00 wib belum tiba di rumah duka.

Sebelumnya Selasa (18/4) sekitar pukul 10.30 terjadi pemembakan enam warga yang menumpang mobil sedan pelat BG 1488 ON oleh brigadir K dalam operasi ruton di daerah, karena dianggap menerobos razia yang dilaksanakan petugas di daerah itu. Salah seorang korban adalah balita berusia 2 tahun. []

BACA JUGA:  Pemkot Akan Perbaiki Sistem Gaji PHL

Komentar

komentar