Kejari Depok Terima Berkas Kasus Buni Yani dari Polda Metro Jaya

(Istimewa)

JAKARTA – Berkas tahap kedua kasus penyebaran ujaran kebencian yang disangkakan kepada Buni Yani akhirnya diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Senin (10/4/2017).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan bahwa melalui penyerahan tersebut, seluruh barang bukti dan tersangka telah dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri Kota Depok.

“Kami serahkan ke Kejaksaan Negeri Depok. Karenanya, kasus tersangka sudah naik ke tahap penuntutan. Ditahan atau tidak, sudah kewenangan mereka,” kata Argo di Polda Metro Jaya.

BACA JUGA:  Agar Murid Mudah Diarahkan, Lima Hal Ini yang Harus Dilakukan

Tersangka sendiri telah mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Senin pagi. Kedatangannya itu untuk menjalani serangkaian tes kesehatan di gedung Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya.

Ditempat terpisah, Kepala Kejaksaan Tinggi Jabar, Setia Untung Arimuladi membenarkan bahwa penyidik Polda Metro Jaya telah menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok, Senin (10/4/2017).

Penyerahan tersangka dan barang bukti itu berlangsung pukul 12.30 WIB sampai pukul 14.30 WIB di Kejari Depok.

BACA JUGA:  Sang Alang Rilis Lagu ‘Sontoloyo’ dengan Nuansa Karnaval

“Hari ini sudah dilaksanakan tahap kedua perkara Buni Yani setelah JPU meneliti tentang barang bukti dan lain-lain,” kata Untung kepada wartan di Kantor Kejaksaan Tinggi Jabar, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, seperti dilansir tribunnews, Senin (10/4).

Dengan adanya tahap kedua ini, kata Untung, JPU tinggal menyiapkan dakwaan Buni Yani.
Seperti diketahui Buni Yani dikenai Pasal 28 ayat 2 UU Nomor 11 tentang ITE dan Pasal 45 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman pidana maksimal enam tahun penjara atau denda paling banyak Rp1 miliar. (San)

BACA JUGA:  Pasien Rawat Jalan RSUD Depok Sekarang Bisa Daftar Online, Ini Caranya!

Comments

comments