Beranda Feature Keistimewaan Seorang Ibu

Keistimewaan Seorang Ibu

Ilustrasi.

“Seorang ibu akan selalu berusaha membahagiakan anaknya, walaupun dengan cara mengorbankan kebahagiannya sendiri”

Tidak ada kata yang lebih indah selain kata ibu, kaulah anutan bagi anak-anakmu. Kesabaran serta kegigihanmu tidak ada yang bisa mengalahkan. Sembilan bulan kau mengandung, walau sakit dan mual yang selalu kau rasa, tapi semua rasa sakit itu akan sirna mengingat si jabang bayi yang ada di dalam perutmu.

Rasa sakit ketika melahirkan sangatlah luar biasa, hidup dan mati sudah kau taruhkan, apapun yang terjadi semuanya sudah kau serahkan hanya kepada yang maha kuasa. Dari dalam tubuh anakmu mengalir darahmu.

Ibu, kau bagai penerang disaat anak-anakmu dalam kegelapan, pelukanmu merupakan obat yang paling mujarab untuk menyembuhkan segala rasa sakit yang anakmu rasakan. Lembut harum tanganmu memberikan rasa damai dan tentram, tutur kata yang terucap dari bibirmu bagai alunan lagu yang mengalun indah.

Tidak akan pernah bosan dan tidak ada habisnya doa yang kau berikan untuk anak-anakmu agar menjadi anak yang berguna kelak, doa yang terucap dari mulut seorang ibu akan selalu di ijabah oleh yang maha kuasa. Kau merupakan seorang guru terbaik yang tuhan kirimkan untuk anak-anakmu, pendengar yang baik dan tempat anakmu bercerita berkeluh kesah tentang fananya dunia ini. Disaat anakmu sedih kau ikut sedih dan sebaliknya, disaat anakmu senang kau juga ikut senang.

Senyum indah yang terpancar dari bibirmu menyimpan sejuta kesedihan yang mendalam, kau sangat pintar menutupi kesedihan itu dengan senyum agar anakmu tidak mengetahui seberapa banyak masalah yang sedang kau alami. Banyak keistimewaan yang kau miliki, kau adalah seorang ibu yang sekaligus bisa menjadi seorang ayah.

Ibu, kau tak pernah meminta balasan atas apa yang sudah kau berikan kepada anakmu, balasan yang kau inginkan hanya ingin melihat anaknya sukses dan menjadi anak yang shaleh dan shalehah. Kasih sayang yang kau berikan merupakan kasih sayang yang paling tulus dan ikhlas. Dari matamu terpancar sebuah harapan yang sangat besar, harapan yang kau yakini suatu hari nanti akan menjadi kenyataan.

Ibu, kau bagaikan sumber inspirasi bagi anak-anakmu, tidak salah jika banyak orang yang mengatakan bahwa kau adalah malaikat tanpa sayap, bahkan surga pun ada di bawah telapak kakimu, sungguh betapa mulianya dirimu. Ridhamu merupakan ridha Allah, jika kau sudah tidak meridhai segala sesuatu yang kau anggap tidak baik untuk anakmu, tetapi anakmu masih tetap melakukannya, jangan harap anakmu akan hidup bahagia.

Semakin hari umurmu semakin berkurang, tenagamu sudah tidak lagi sekuat dulu, tetapi semangat untuk tetap mengurus pekerjaan rumah dan mengurus anakmu tidak pernah luntur. Ada kesenangan tersendiri ketika kau berhasil membawa anakmu menjadi anak yang sukses kelak, rasa lelah yang kau rasakan serasa terbayar ketika melihat anakmu sukses. (Laila Rahmayanti / PNJ)

Komentar

komentar