Kecamatan Panmas Maksimalkan Kinerja dengan Inovasi Teknologi Informasi

Kantor Kecamatan Pancoran Mas. (Foto San/DepokPos)

DEPOK – Lewat inovasi teknologi, pelayanan kepada warga di wilayah Kecamatan Pancoran Mas (Panmas) bisa lebih maksimal dengan menggunakan aplikasi e-Kelurahan dan e-Kecamatan. Aplikasi ini selain sangat membantu memudahkan warga mengurus keperluan yang berkaitan dengan kelurahan dan kecamatan setempat, juga menjadi terobosan untuk menghindari terjadinya pungli.

“Kita mengembangkan kebijakan program PATEN atau pelayanan terpadu satu pintu yang memang sebelumnya yang menjadi pilot project kan Kecamatan Pancoran Mas ini, lalu kita kembangkan menjadi aplikasi melalui kerjasama dengan Telkom Sigma berdasarkan uraian tugas kelembagaan baru ditahun 2017 ini,” terang Camat Panmas Utang Wardaya saat ditemui dikantornya, Selasa (25/4/2017).

BACA JUGA:  Wanita Era 45 Hingga Milenia

Lebih lanjut, Utang mengatakan bahwa inovasi teknologi ini memang untuk mengakomodir pemanfaatan sumberdaya manusia yang memang terbatas agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih terkendali, efektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Jadi kalau sekarang terkoordinir semua di loket pelayanan, jadi warga tidak lagi masuk ketiap-tiap ruangan kasi,” jelasnya.

Camat Pancoran Mas Utang Wardaya. (Foto San/DepokPos)

Tujuan utama inovasi teknologi ini sendiri, menurut Utang adalah untuk mempermudah segala urusan pelayanan di Kecamatan dan di Kelurahan sesuai kewenangan kelambagaan dengan dukungan konektivitas tinggi pemanfaatan teknologi informasi dan komputer.

Selain itu juga untuk meningkatkan kualitas dan efektifitas pelayanan di Kecamatan dan Kelurahan serta untuk mendorong penigkatan kinerja terutama dalam pengendalian secara internal.

BACA JUGA:  Penipuan Catut Nama Kemenag Sasar Madrasah

Aplikasi berbasis website ini sendiri saat ini sudah diterapkan di enam Kelurahan yang berada di wilayah cakupan Kecamatan Panmas serta di Kecamatan Panmas sendiri.

“Nantinya warga akan diadvokasi atau dilatih untuk meng-input data sendiri berbagai jenis pelayanan dibutuhkan. Nanti akan ada pelatihan dari masing-masing Kelurahan. Jadi nanti ada tambahan aplikasi e-Warga,” ujarnya.

Utang juga menjelaskan bahwa dengan sistem aplikasi online ini, akan sangat meminimalisir terjadinya hal-hal yang merugikan warga seperti pungli atau lainnya.

“Jadi kalau sekarang warga bawa berkas pelayanan kurang lengkap tidak akan bisa dilayani, karena jika ada satu persyaratan yang belum di-input maka disistemnya otomatis jadi terkunci, nggak akan bisa di klik. Jadi tidak akan terjadi kongkalikong, kalau dulu kan jika ada persyaratan yang kurang terus nego dengan petugas. Camat juga nggak bisa kontrol setiap saat, tapi dengan aplikasi ini nggak bisa lagi dan juga bisa kita kontrol kapan saja dan dari mana saja lewat ponsel,” pungkasnya. (San)

BACA JUGA:  Raperda Tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Segera di Ajukan ke Gubernur

Komentar

komentar