Beranda Seputar Depok Hasil Tes Urine Anggota DPRD Depok Tak Langsung Diumumkan, Ada Apa?

Hasil Tes Urine Anggota DPRD Depok Tak Langsung Diumumkan, Ada Apa?

Ilustrasi. (istimewa)

DEPOK – Pada hari terakhir sidang paripurna DPRD Kota Depok dilakukan tes urine atas koordinasi secara diam-diam antara BNN Kota Depok, Dinas Kesehatan Kota Depok, Sekwan DPRD Kota Depok, Rabu (5/4/2017).

Tes urine yang dilakukan secara mendadak itu hanya mendapatkan 33 sampel urine milik anggota dewan karena dari dari 50 anggota dewan tak seluruhnya hadir dalam paripurna tersebut.

Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo yang juga mengikuti tes urine tersebut mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk membersihkan kelembagaan dari peredaran serta penyalahgunaan narkoba.

BACA JUGA:  Pentingnya Keterampilan Berbahasa Indonesia di Mata Penutur Asing

“Kami ingin tunjukkan bahwa DPRD Kota Depok ini bersih dari penyalahgunaan narkoba dan mendukung secara penuh pemberantasan penyalahgunaan narkoba,” ujarnya kepada para wartawan.

Lebih lanjut Hendrik mengatakan bahwa untuk anggota dewan yang tidak hadir akan dilakukan tes susulan dengan koordinasi antara BNN dan Dinkes Depok.

Sayangnya hasil dari tes urine tersebut tidak segera dipublikasikan walaupun dari pengalaman tes urine sebelumnya hasil tes sudah bisa diketahui dalam waktu singkat. Jeda terlalu lama justru memancing pertanyaan dan kecurigaan, apalagi selepas tes, petugas memilih langsung masuk ke ruang DPRD ketimbang menjawab pertanyaan wartawan.

BACA JUGA:  Wali Kota Lantik Kepengurusan PPTI Depok Masa Bakti 2017-2022

Sebelumnya, wajah DPRD Kota Depok sempat tercoreng saat salah satu anggota dewan yang bernama Ervan Teladan ditangkap karena dugaan mengonsumsi narkotika jenis sabu. Ervan kabur dari kediamannya di Sawangan, Sabtu 4 Februari 2017, lalu sempat menjadi buronan beberapa pekan sebelum akhirnya dicokok anggota Polresta Depok di wilayah Jatimulya. (Fh/DepokPos)

Komentar

komentar