Digelar 3 Hari, Festival UMKM Depok Hadirkan Ragam Industri Mikro

Salah satu produk UMKM yang hadir pada Festival UMKM Depok. (San)

DEPOK – Festival UMKM Depok resmi dibuka Walikota Depok Mohammad Idris di Balaikota Depok, Kamis pagi (20/04/2017). Festival yang digelar selama tiga hari mulai 20 hingga 22 April 2017 ini diisi dengan beragam acara, diantaranya pemeran usaha mikro, workshop batik dan produk daur ulang, photo hunting completion, permainan tempo doloe (dolanan), lomba senam dan senam bersama, kompetisi cemilan Depok, dan lain-lain.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Depok, M. Fitriawan dalam laporannya mengatakan maksud dari terselenggaranya acara ini ialah untuk mengenalkan produk para pelaku usaha mikro kepada publik, dimana pengenalan produk penting dalam rangka mengembangkan usaha mikro di Kota Depok.

“Kegiatan ini juga merupakan bentuk keseriusan untuk mewujudkan Sahabat UMKM yang meruupakan salah satu program Pemerintah Kota Depok,” kata Fitriawan.

Selain itu, lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa dengan pemasaran langsung kepada masyarakat, usaha mikro akan dikenal lebih luas dan semakin mendekatkan produk pada masyarakat sehingga meningkatkan konsumsi pada produk lokal.

“Festival UMKM ini menghadirkan usaha mikro, fashion, craft, keseluruhan ada 40 stand namun diisi sekitar 67 pelaku usaha termasuk yang mewakili dari beberapa kecamatan, mereka adalah yang belum pernah ikut dalam pameran,” terang Fitriawan.

Pemerintah Kota Depok sendiri menaruh perhatian yang cukup besar terhadap perkembangan dan pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Peran penting yang diberikan UMKM dalam membangun Kota Depok, turut mendorong Pemerintah Kota Depok untuk memasukkan UMKM sebagai program Depok Bersahabat, yakni Depok Sahabat UMKM.

Selain memberikan pelatihan dan wadah bagi UMKM untuk menggelar produk-produknya, Pemkot Depok juga memberikan penguatan kepada para pelaku usaha mikro dengan mengajak mereka untuk bergabung dengan koperasi yang ada di Kota Depok agar memiliki badan hukum. Bentuk kepedulian Pemerintah Kota Depok ini dilakukan dengan cara memfasilitasi atau memberi arahan untuk pembuatan legal aspek kepada para pelaku UMKM yang belum memilikinya.

“Status legal seperti logo halal dari MUI, sertifikat Pangan Industri RumahTangga (PIRT), dan terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), merupakan hal yang sangat penting bagi sektor UMKM. Adanya keterangan-keterangan tersebut, tentunya akan membuat masyarakat tertarik serta membuat konsumen merasa aman menggunakan produk UMKM. Untuk itu, Pemkot Depok memberikan berbagai sosialisasi dan fasilitasi secara langsung kepada para pelaku UMKM untuk mendapatkan berbagai sertifikat tersebut,” ujar Walikota Depok Mohammad Idris saat membuka Festival UMKM.

Komentar

komentar