Ranu Berharap Kriminalisasi Terhadap Wartawan Dapat Dihentikan

 

Ranu Muda.

SEMARANG – Sidang perdana kasus penangkapan jurnalis Panjimas.com, Ranu Muda dan 11 tokoh Laskar Umat Islam hari ini, Selasa (21/3) digelar di Pengadilan Negeri Semarang, Kota Semarang.

Ranu Muda, ditangkap usai meliput kedatangan LUIS ke Restoran Social Kitchen untuk memberikan somasi karena telah menjual miras.

Jelang persidangan, Ranu Muda mengaku dirinya tetap semangat menjalani sidang hari ini.

“Kami berharap sidang hari ini menghasilkan hal yang terbaik. Dari awal kami melihat ada banyak tuntutan yang tidak sesuai kenyataan,” jelasnya dari balik jeruji besi Pengadilan Negeri Semarang.

BACA JUGA:  Rumah Zakat Kirim 30 Ton Paket Superqurban dan 15 Truk Bantuan Logistik untuk Palu - Donggala

Menurutnya, pemenjaraan dirinya pasca liputan Social Kitchen adalah bagian dari pembungkaman kebebasan pers. Ia beharap kriminalisasi terhadap wartawan dapat dihentikan dan berpesan untuk terus mengangkat maraknya peredaran narkoba dan miras yang menyerang para remaja.

“Ayo kita berjuang untuk bangsa ini. Melindungi generasi penerus dari bahaya narkoba dan miras yang dibungkus tempat makan yang marak di kota Solo, akhir-akhir ini,” Ranu menegaskan.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Condro Kirono meminta Social Kitchen, di Solo agar ditutup.

BACA JUGA:  Ratusan Genset Untuk Penerang Pasca Gempa-Tsunami di Sulteng

Pihaknya sudah meminta Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo untuk menutup cafe yang terindikasi tempat maksiat tersebut. Kapolda menegaskan, Social Kitchen telah menyalahi jam operasional dan menjual miras. [Tommy]

Comments

comments