Opening Ceremony Islamic Economic Days 2

 

Depok – Untuk yang ke-2 kalinya Kelompok Studi Ekonomi Islam Islamic Economic Forum (KSEI IsEF) STEI SEBI mengadakan Islamic Economic Days dan dibuka secara resmi hari ini oleh Ketua STEI SEBI, Bapak Sigit Pramono, SE., Ak.,MSACC di Sebi Hall pada Jumat (10/03) pagi ini. Acara ini betujuan sebagai bentuk sosialiasi kepada masyarakat umum dan mahasiswa untuk memahami ekonomi islam. Pada priode ini terfokus dalam pemahaman potensi halal industri di Indonesia.

Dibungkus dengan edukasi yang dipaparkan lebih dalam oleh para ahli dan praktisi dalam bidang ekonomi islam dan industri halal, yang akan dituangkan pada “Seminar Nasional”. Guna masyarakat dapat bersaing di dunia Internasional dan dapat berkontribusi dalam pengembangan industri halal di Indonesia. Tidak hanya Masyarakat, Mahasiswa di seluruh Indonesia juga teredukasi khususnya fakultas ekonomi diseluruh Indonesia. Acara ini menggangkat tema “Potentials of Halal Industry to Support the Growth of National Economy” Adapun dalam menggali kemampuan mahasiswa dalam pengetahuan Ekonomi Islam tergambar pada kompetisi antar universitas atau perguruan tinggi, acara ini berlangsung pada tanggal 9-11 Maret 2017 di STEI SEBI, Bojongsari-Depok.

BACA JUGA:  Wali Kota Depok Turut Salati Jenazah Korban Lion Air

“Esensi perjuangan ekonomi islam harus kita resapi bersama. Elemen kesejahteraan, keadilan, syariah, dan perbaikan kualitas sumber daya mahaiswa adalah hal-hal yang harus di perhatikan untuk memperjuangkan ekonomi islam. Mengkaitkan ekonomi islam pun tidak hanya sekedar di depan panggung atau diatas meja, tapi pada hakikatnya ekonomi isalm ini mengangkat derajat umat bangsa.” Jelas Bapak Sigit.

Acara pun resmi dibuka oleh Bapak Sigit dengan pemotongan pita sebagai simbolisnya. Kemudian, para peserta lomba debat, bussiness plan, dan esai menempati ruangan yang telah disiapkan oleh panitia dan bersiap untuk mengikuti rangkaian kegitan lomba tingkat nasional ini. (sal)

BACA JUGA:  Agar Murid Mudah Diarahkan, Lima Hal Ini yang Harus Dilakukan

Comments

comments