Hari Perempuan Internasional, Perempuan di Depok Harus Peduli Sesama

Suasana kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangka Hari Perempuan Internasional di Kota Depok yang diselenggarakan oleh Iwapi dan GOW Kota Depok.

DEPOK – Meski sesama perempuan namun tak jarang para perempuan tidak peduli kepada sesamanya bahkan yang berada di sekitar tempat tinggal mereka. Hal ini menjadi perhatian para perempuan di Kota Depok dalam Peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada hari ini, Rabu (8/3).

Para perempuan di Kota Depok yang tergabung dalam Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kota Depok, Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Kota Depok, dan para alumni SMP Negeri 7 Depok menggelar kegiatan bakti sosial berupa pengobatan gratis, pemeriksaan kesehatan, dan pembagian sembako kepada kaum dhuafa dan juga para perempuan se-Kota Depok yang berlokasi di Auditorium Kampus Iblam di Jalan R. Sanim, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (8/3).

BACA JUGA:  Ini Kondisi Pensiunan PNS yang Tinggal di "Kandang Kambing"

Ketua Dewan Kehormatan Iwapi Kota Depok Asri Mulyanita kepada depokpos mengatakan, pada peringatan Hari Perempuan Internasional ini, kaum perempuan di Kota Depok diajak untuk peduli dan peka terhadap sesama perempuan di lingkungan sekitarnya. Sebab, tanpa disadari, masih banyak perempuan di lingkungan sekitar yang membutuhkan bantuan dari sesama perempuan lainnya.

“Kita semua yang mampu, maka harus ikut membantu. Tidak hanya materi. Banyak bantuan non materil yang bisa kita berikan,” ujar Asri.

Selain itu, di tengah kondisi kebhinekaan yang tengah tercabik, Iwapi dan GOW Kota Depok mengingatkan kepada seluruh perempuan di Depok agar senantiasa mengingat bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan keanekaragaman. Perempuan diminta untuk memahami keragaman tersebut dan mampu menjaga serta saling menghormati.

BACA JUGA:  Dandim Depok Tegaskan Disiplin Berkendara ke Anak Buahnya

“Kami juga galakkan gerakan cinta budaya asli daerah kepada para anggota kami. Mereka harus tahu budaya Depok dan juga Jawa Barat karena Depok masuk ke wilayah Jawa Barat. Indonesia ini kaya budaya. Indonesia tidak hanya satu budaya tapi beragam budaya,” papar Asri.

Wakil Ketua GOW Kota Depok ini juga berharap agar para perempuan di Kota Depok dapat selalu hidup sehat dan peka terhadap kondisi kesehatan mereka masing-masing agar dapat hidup panjang umur dan sehat. “Angka harapan hidup para perempuan di Depok harus semakin panjang. Sebagai sesama perempuan kita harus saling mendukung dan menguatkan,” kata Asri.

BACA JUGA:  Ayyas Kecil Menempuh Ratusan Kilometer Untuk Mengungsi

Sementara itu, peringatan Hari Perempuan Internasional di Depok ini sangat dirasakan manfaatnya oleh Ayanih dan Kasiyem. Warga di Kecamatan Beji dan Kecamatan Pancoran Mas ini merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis.

“Saya diperiksa kadar gula darah dan juga tensi darah. Alhamdulillah semua normal. Begitu pula kadar kolesterol saya,” ujar Ayanih.

Kasiyem yang selama ini menderita sakit di lututnya bersyukur karena diberi obat gratis dalam kegiatan ini. “Lutut saya sakit apalagi kalau untuk shalat. Alhamdulillah ini sekarang diberi obat gratis,” kata Kasiyem yang berharap perempuan di Depok senantiasa sehat dan panjang umur. (RIA/ DEPOK POS)

Komentar

komentar