Digenggam Panas Dilepas Padam

Ilustrasi. (Istimewa)

Oleh : Muhamad Iqbal N

Dari Anas bin Malik Radhiyallohu ‘anhu bahwasanya Rasulullah SAW bersabda : “Akan datang kepada manusia suatu masa, orang yang sabar pada masa itu bagaikan orang yang sedang menggenggam bara ” . (HR. Tirmidzi 4/526 no2260 berkara tirmidzi bahwa hadits ini dari jalan Gharib. Dan du shahihkan oleh syaikh Al-albani dalam silsilah ash-Shahihah 2/645 no. 957).

Digenggam panas membakar dilepas padam. Begitulah kondisi yang digambarkan Rasululluah seribu empatratus tahun lalu, bahwa perumpamaan orang yang memegang teguh agamanya seperti memegang bara api dan itu benar benar terjadi saat ini, orang yang benar benar memperjuangkan agama dicemooh dihina dari berbagai sudut dan kalangan masyarakat dimusuhi oleh penguasa yang takut sepak terjangnya terhambat oleh aturan agama yang sedang diperjuangkan. Berbagai cara mereka tempuh untuk menjatuhkan para Ulama dan pejuang agama, baik itu melalui fitnah yang mereka buat dimedia, bahkan lebih keras lagi mereka berusah menyerang dengan fisik mencoba untuk membunuh. maasyaAlloh

Ketika musuh musuh islam berusah keras menjatuhkan para ulama untuk mempertahankan kehidupan dunia mereka,para ulama mempertaruhkan segenap tenaga harta bahkan nyawa sekalipun untuk memastikan aturan Alloh bisa tegak dan berjalan dengan baik dimuka bumi, mereka tidak takut ancaman preman tidak takut pula namanya dijelek jelekan dimedia karena mereka mempunyai tekad dan Aqidah yang kuat tertancap dalam diri mereka . dan mereka yakin dengan janji Alloh yang telah tercatat dalam Al-qur’an dibanyak ayat dan banyak riwayat Nabi yang memperkuat .

Firman Alloh dalam QS Ashshaf ayat 10-11

“Yaa ayyuhalladzina Amunuu hal adullukum ‘ala tijarotin tunjikum min ‘adzabin Alim. Tuminuuna billahi warasuulihi watujahiduuna fisabilillahi biamwaalikum waanfusikum dzalikum khairullakum inkuntum ta’lamuun. (wahai orang yang beriman maukahn Aku tunjukan pada perniagaan yang akan menyelamatkan kalian dari adzab yang pedih ? hendaklah kalian beriman kepada Alloh dan Rasul-Nya dan berjihad dijalan Alloh dengan seluruh harta danjiwa yang demikian itu lebih baik bagimu jika kalian mengetahui.)”

Nabi Muhammad SAW bersabda

“Barangsiapa yang menjadikan kehidupan akhirat menjadi tujuan utamanya niscaya Alloh akan meletakan rasa cukup didalam hatinya dan menghimpun semua urusan untuknya serta datanglah dunia kepadanya dengan hina. Tapi barangsiapa yang menjadikan kehidupan dunia menjadi tujuan utamanya, niscaya Alloh meletakan kefakiran dihadap kedua matanya dan mencerai beraikan urusannya dan dunia tidak akan dating kepadnya, kecuali sekedar yang telah ditetapkan untuknya.” (HR. tirmidzi).

Inilah yang harus membuat kita selalu terpacu untuk tetap beregang teguh pada Agama walaupun itu akan membuat kita seperti yang digambarkan Rasul kepanasan bahkan terbakar seprti memegang bara api, namun itu lebih kecil resikonya dibanding kita melepas Agama ini, berarti kita siap untuk tersesat bahkan terperosok kedalam jurang kegelapan . karna yang kita pegang itu adalah sumber cahaya kita untuk dapat sampai pada tujuan hidup dan tujuan Alloh menciptakan kita.

Comments

comments