Bangun Ekonomi Syariah, BI Berdayakan Pesantren

Ilustrasi.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat menerapkan program pemberdayaan pesantren untuk membangun ekonomi syariah sebagai upaya membangun perekonomian Islam.

“Kami juga memberdayakan pesantren untuk mendorong ekonomi syariah,” kata Kepala Perwakilan BI Jawa Barat Juda Agung usai menggelar pertemuan dengan Bupati Garut Rudy Gunawan dalam membahas pengembangan beras organik di Garut, Kamis.

Ia menuturkan BI memiliki beberapa program dalam mendorong dan meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat.

Ia menyebutkan program yang sudah berjalan yaitu pembinaan dan bantuan seperti mengembangkan peternakan sapi, dan yang terbaru beras organik di Garut.

BACA JUGA:  Sinergi Lembaga Zakat dan Komunitas dalam Pencapaian SDGs

“Kami juga mendorong wirausaha baru, mendorong anak-anak muda yang mau bisnis,” katanya.

Ia mengungkapkan program pemberdayaan pesantren untuk mendorong ekonomi syariah sudah dilakukan di beberapa pesantren di Jawa Barat.

Pesantren yang sudah menjalankan program pembinaan dan pengajaran tentang ekonomi syariah dari BI, kata dia, di antaranya Al-Falah, Daarut Tauhid, dan Suryalaya.

“Ini juga akan dikembangkan di pesantren-pesantren lain, ini juga akan mendorong masyarakat ekonomi lemah,” katanya.

Ia menambahkan program pembinaan ekonomi yang dijalankan BI bertujuan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat supaya lebih maju dan berkembang. “Kami memberdayakan mereka supaya punya akses,” katanya. (Antara)

BACA JUGA:  Laporan Pansus 5 Soal Raperda Kota Depok tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD

Komentar

komentar