Terlalu Gemuk Ternyata Bisa Mengganggu Fungsi Otak

Ilustrasi. (Istimewa)

DEPOKPOS – Ada banyak alasan mengapa kita harus menjaga berat badan agar tetap sehat dan kini salah satu alasan tersebut agar otak tetap berfungsi secara optimal. Mereka yang memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang tinggi berdampak negatif terhadap fungsi kognitif otak terutama pada usia lanjut.

Kegemukan adalah suatu kondisi medis berupa kelebihan lemak tubuh yang terakumulasi sehingga menimbulkan dampak merugikan bagi kesehatan, kemudian menurunkan harapan hidup, dan meningkatkan masalah kesehatan. Seseorang dianggap menderita kegemukan bila Indeks Massa Tubuh (IMT), yaitu ukuran yang diperoleh dari hasil pembagian berat badan dalam kilogram (kg) dengan kuadrat tinggi badan dalam meter (m), lebih dari 30kg/m2.

IMT Klasifikasi
< 18.5 Berat badan kurang
18.5 – 24.9 Normal
25.0 – 29.9 Berat badan lebih
30.0 – 34.9 Kegemukan kelas I
35.0 – 39.9 Kegemukan kelas II
≥ 40.0 Kegemukan kelas III

 

cara mengukur IMT :

Metrik: BB/(TB)2

Contoh : 72/(1.61)2 = 72/2.5921

BACA JUGA:  Mengenal Manfaat Buah Tin

= 27.77

Artinya, berat badan lebih. Jadi tidak terlalu gemuk dan tidak terlalu kurus

Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena aliran darah tidak lancar.

Kegemukan — resiko kolestrol tinggi – aliran darah tidak lancar – oksigen berkurang – kinerja otak menurun.

Selain itu, penyakit akan datang jika kegemukan mengganggu aliran darah ke otak, penyakit itu yaitu stroke, jantung, diabetes, osteoartritis (radang sendi), hipertensi, dan penyempitan pembuluh darah bisa terjadi di seluruh anggota tubuh.

Untuk mencegah kegemukan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

Olahraga

Dengan berolahraga rutin, kegemukan sudah bisa diatasi. Salah satu olahraga yang bisa dilakukan dengan mudah dan juga murah yaitu dengan cara melakukan jogging setiap hari 15 menit. Selain bisa mengurangi berat badan karena kegemukan, jogging juga bisa membuat tubuh menjadi sehat dan segar setiap harinya.

Konsumsi Serat

Cara mudah mengatasi kegemukan adalah dengan mengkonsumsi makanan yang berserat setiap hari maka akan membuat rasa kenyang lebih lama sehingga secara tidak langsung akan mengurangi nafsu makan dan lebih terkontrol.

BACA JUGA:  Cara Mengatasi Hidung Tersumbat

Konsumsi Protein

Makanan dengan kandungan protein yang tinggi akan membuat rasa kenyang lebih lama sehingga nafsu makan bisa dikurangi.

Minum Air Putih

Air putih bersifat netral dan dianjurkan untuk minum minimal 8 gelas sehari. Dengan banyak minum, maka akan mengurangi keinginan untuk makan-makanan yang berat dengan kalori yang tinggi.

Makan Teratur

Makan teratur dengan tiga kali sehari dengan porsi yang pas dan terpenuhi nutrisi empat sehat lima sempurna akan menyeimbangkan setiap asupan yang diterima dan tentunya tidak berlebihan.

Jika kegemukan tersebut terjadi pada anak-anak maka orang tua harus membantu dalam menurunkan berat badannya agar tidak mengganggu fungsi otak pada masa pertumbuhan.

Berikut ini beberapa tips untuk membantu mengatasi kegemukan pada anak-anak Orang tua harus belajar sebelumnya, karena anak belajar dengan cara mencontoh apa yang dilakukan orang tua, maka itulah yang dianggap pelajaran bagi mereka.

BACA JUGA:  Waspadai 10 Jenis Makanan Pemicu Kanker

Orang tua bisa memulai gaya hidup sehat (kesehatan) sebelum membimbing mereka kejalur ini, misalnya gizi, diet sehat, dan bagaimana cara olahraga yang baik

Para orang tua bisa memulai dari olahraga yang cocok untuk anak-anak, misalnya :  lompat tali, bersepeda, tenis, bulu tangkis, berenang atau berjalan kaki, dan tanamkan kebiasaan cukup minum air putih. kebiasaan anak adalah belajar dengan cara mencontoh, maka sebagai orang tua harus melakukan kebiasaan ini pada dirinya terlebih dahulu.

Hilangkan godaan seperti makan makanan snack tinggi lemak, minuman sirup, dan susu soda. Makanan seperti ini memang menarik bagi anak-anak, tapi tidak sehat bagi anak terutama yang berjuang denganmasalah berat badan, meskipun semuanya bisa dinikmati dengan cara diatur. Sebaiknya dikurangi godaan dari makanan kaya kalori tinggi lemak dan tinggi gula, atau snack asin, karena bisa membuat anak-anak mengembangkan kebiasaan makan yang sehat. (Nira)

Komentar

komentar