Headshot Film Action Budaya Indonesia, Siap Beredar di Seluruh Dunia Maret 2017

Pemeran film Headshot dan sutradara saat konpers di XXI Plaza Senayan Kamis (1/12/2016) (foto: Karmila)

DEPOKPOS – Film laga Headshot yang satu ini benar-benar memicu adrenalin bagi yang menontonnya. Karena setiap sceen yang disajikan dalam film itu adalah adegan fight, yang mendebarkan. Ditambah dengan dentuman pistol yang pada akhirnya berujung kematian. Headshot garapan sutradara Kimo Stamboel dan Timo Tjahjanto ini, mencoba memberikan tawaran hiburan lain kepada penonton.

“Terimakasih kepada media yang sudah hadir memberikan dukungan untuk film Headshot yang tidak mudah dibuat. Melihat para pemeran disini pun menjadi lebih semangat agar dapat membuat film yang bagus lagi. Sudah saatnya membuat yang lebih bagus agar dapat dikenal di seluruh dunia. Film ini saat di laut syuting di Batam, menjadi episode yang penting,” Ujar Timo, selaku sutradara saat press screening Headshot di XXI Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Kamis sore (1/12/2016).

Julie Estelle – Iko Uwais – Chelsea Islan (foto: Istimewa)

Aktor laga Iko Uwais pun mengakui bahwa semua adegan dalam sceen berat. Apalagi ketika melakukan adegan perkelahian di pinggir pantai untuk film Headshot yang dibintangi. Selain sinematografinya beda dengan film sebelumnya yaitu ‘The Raid’, dan di film ‘Headshot’ ini ia dituntut bertarung beralaskan pasir, dan akhirnya ia dapat menyesuaikan alam cuaca dan pasir.

“Adegan semua scene berat, ada adegan saya sama Julie Estelle fighting di laut. Sampai mata kelilipan pasir, lumayan susah berat. Setiap sceen saya selalu diskusi. Seperti adegan fight di bus untuk menempatkan kamera kita paduannya video board dan create dari angle-angle dan sesuaikan dengan situasi. Semoga film ini dapat diterima di Indonesia, di luar negeri sudah positif responnya. Inilah Headshot film action budaya Indonesia,” ungkap Iko Uwais yang berperan sebagai Ishmael.

Begitu pula dengan Julie Estelle, baginya mencoba berperan di film Headshot ini adalah proses pembelajaran dan tantangan yang lebih. Adegan fight antara Ishmael menghadapi Rika, menjadikan adegan laga yang sangat menghibur. Menurut Julie, ia akan mengeksplor dirinya yang belum pernah dirasakan selama ini. Seperti adegan ketika fight dengan Iko Uwais, adalah adegan yang seru dan memicu adrenalin.

“Film ini seru, memicu adrenalin ditambah dengan sutradara yang luar biasa dan saling mengisi. Bagi saya ini juga tantangan untuk memerankan sebagai Rika, yang harus fight dengan Iko. Inilah proses pembelajaran dan saya banyak belajar dari Iko. Saya berharap mudah-mudahan film ini terhibur dan kita sudah keliling di beberapa festival, semoga kedepannya bisa bagus lagi,” Harap Julie Estelle.

Adegan fight Julie Estelle dan Iko Uwais yang cukup menantang. (foto: Istimewa)

Sementara Chelsea Islan yang berperan sebagai Ailin, menjadi film pertamanya bergenre laga. Di film inilah ia mendapat pemahaman baru tentang film laga dan pelajaran baru dalam seni akting. “Semoga senang yang sudah menonton dan berharap film ini diterima positif. Adegan menantang saat dengan Mina (waktu disandera) film ini action budaya Indonesia seperti yang Iko bilang,” Ucap Chelsea tersenyum.

Headshot bercerita tentang lelaki misterius, Ishmael (Iko), alami koma. Seorang mahasiswi kedokteran, Ailin (Chelsea) merawatnya hingga sembuh. Bahaya dihadapi Ailin, ia diculik komplotan bos mafia yang dipimpin Lee (Sunny Pang). Perlahan ingatan Ishmael pulih seakan menemukan kembali potongan memori masa lalunya. Setelah berkeliling di 24 festival film internasional, Headshot tayang di bioskop 8 Desember 2016 dan akan beredar di seluruh dunia pada Maret 2017. (BKarmila/Depokpos)

Komentar

komentar