Indo Runners, Berlari Untuk Beramal

Reza Puspo (Kanan) saat menandatangani
Reza Puspo (Kanan) saat penyerahan beasiswa untuk 100 mahasiswa UI melalui progran LUAS.

DEPOK POS – Indo Runners adalah komunitas lari terbesar di Indonesia yang terbuka bagi siapa saja saja guna memberi kesempatan bagi para anggotanya untuk melakukan kegiatan olahraga lari bersama secara rutin atau pada acara tertentu. Kepada DepokPos, founder Indo Runners Reza Puspo yang pada dasarnya memang suka olahraga mengatakan telah membentuk komunitas ini sejak tahun 2009.

“Saat itu yang namanya lari belum seperti sekarang, pengguna car free day pada saat itu kebanyakan adalah orang-iorang yang naik sepeda. Jadi ada semacam kebutuhan untuk mengimbangi badan ini, jadi saat itu kita coba untuk lari dari fx senayan hingga bundaran HI dan ternyata enak dan nyaman,” ujar Reza saat ditemui DepokPos beberapa waktu lalu.

Reza mengaku sebelum rutin berlari, dirinya sangat mudah terkena penyakit. Ia mengatakan dalam setahun bisa terkena flu sekitar tiga atau empat kali. Dan setelah rutin berlari a menjadi jarang sekali terkena penyakit.

“Sekarang sangat jarang, dan kalaupun sakit, sembuhnya dan recovery-nya sangat cepat. Jadi inilah yang ingin kita share kepada teman-teman lain,” tambahnya.

Dari keinginan berbagi tulah akhirnya Reza bersama teman-teman lainnya berinisiatif mendirikan gerakan indorunners ini. Dan sejak itu mereka mulai rutin berlari dan berbagi pengalaman berlari mereka di media sosial hingga akhirnya semakin banyak orang tertarik dan bergabung dengan gerakan ini.

“Sekarang yang bergabung di sosial media facebook sejak tahun pertama yang hanya 50-an orang hingga kini sudah 25 ribuan orang, sementara kalau digabung dari facebook, twitter dan instagram totalnya lebih dari 100 ribu pelari. Dan tujuannya cuma satu yakni menyebarkan virus “mari lari” ini,” jelasnya.

Hingga saat ini, gerakan Indo Runners ini sudah tersebar di beberapa kota besar seperti Bandung, Denpasar, jogja, Solo dan ternyata menjadi viral berkat dorongan dari sosial media.

Untuk anggota yang telah bergabung, reza menjelaskan orang-orang dari berbagai profesi sudah bergabung dalam gerakan ini mulai dari masyarakat umum, Dokter, lawyer, CEO dan lain-lain.

Reza mengatakan Kalau dulu networking harus dengan bermain golf misalnya, sekarang ini cukup dengan berlari sudah bisa membangun networking. Jadi berlari saat ini bukan semata untuk berolahraga saja tapi juga bisa berteman dan membangun networking karena beragam orang dari beragam profesi yang menyukai aktfitas berlari ini.

Salah satu yang berhasil dibangun dari networking ini menurut Reza adalah beasiswa untuk 100 mahasiswa UI melalui program LUAS.

Baca: PT Pan Brothers Tbk. Salurkan Rp 6M Untuk Beasiswa Melalui Program #lari100sarjana Bersama IndoRunners

“Sebelum itu juga ada kerjasama dengan salah satu rumah sakit di Palangkaraya,” tambahnya.

Kegiatan Indo Runners antara lain, lari bareng setiap hari minggu (Sunday Morning Run) dan kamis malam (Thursday Night Run), mengikuti lomba-lomba lari (5k, 10k, 21k, dan 42k) di Indonesia dan seputar Asia, serta berbagi ilmu maupun tips seputar olahraga lari. Dengan adanya kegiatan rutin, komunitas Indo Runners ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa sebenarnya lari adalah olahraga yang menyenangkan dan tidak susah untuk dijalani. Salah satu contoh, pada saat Jakarta International 10K dua tahun yang lalu, Indo Runners berlari dengan menggunakan kostum Gatot Kaca, Mario Bross, Si Pitung, dan lainnya.

Dengan motto “Mari Lari”, Indo Runners berharap dapat mengajak masyarakat Indonesia untuk mulai melakukan olahraga lari sehingga nantinya dapat terwujud sebuah acara lomba lari seperti di Singapura yang diikuti 70.000 orang. Bagi Anda yang ingin ikut berlari, langsung saja datang ke fX, Senayan, Jakarta, pada kamis malam. (San/Depokpos)

Komentar

komentar