Film Lepolorum dan Lengkara Menangi Indonesian Ethnographic Film Festival 2016

(ief-fest.com)
(ief-fest.com)

DEPOK – Penutupan Indonesian Ethnographic Film Festival digelar dengan agenda mengumumkan para pemenang. Acara yang diselenggarakan pada 16 hingga 18 November 2016 di Ruang Apung & Library Plaza, Universitas Indonesia, Depok, berlangsung dengan lancar dan meriah.

Dua kategori pilihan juri terbaik disampaikan di atas panggung utama. Adapun dewan juri terdiri dari Seno Gumira Adjidarma (penulis), Tommy F Awuy (kritikus film), dan Totot Indrarto (kritikus film).

Para juri akhirnya menertapkan bahwa pemenang Best Documentary Ethnographic Film Festival 2016 jatuh kepada film Lepolorum. Film produksi yang di produksi pada tahun 2014 ini disutradarai oleh Milto Seran dan Vita Heni serta diproduseri ditempati Endah Sulistiyanti dan Bambang Hamid.

BACA JUGA:  Pesantren Rutan Cilodong, Sarana Efektif Bina Narapidana

Sementara Best Features Ethnographic Film Festival 2016 diberikan kepada film Lengkara. Film soal budaya Bali ini diproduseri Lisatania dan Ageng Dewa.

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar yang turut hadir di malam puncak Indonesian Ethnographic Film Festival 2016 menyambut baik terselenggaranya event ini untuk pertama kali.

 

Festival ini terselenggara berkat dukungan pemerintah Jawa Barat. Sementara Director Indonesian Ethnographic Film Festival adalah Franki Raden. Nantinya gelaran ini akan menjadi agenda tahunan di Indonesia.

Komentar

komentar