Plastik Berbayar Mampu Kurangi Sampah Plastik Hingga 35 Persen

Salah satu minimarket di Sukmajaya, Depok, mulai memberi tahukan pelanggannya untuk penerapan kantong plastik berbayar. (Dok. depokpos)
Salah satu minimarket di Sukmajaya, Depok, mulai memberi tahukan pelanggannya untuk penerapan kantong plastik berbayar. (Dok. depokpos)

DEPOK – Sejak ujicoba penerapan edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia yaitu mengenai kebijakan plastik tidak gratis beberapa bulan lalu, menimbulkan dampak yang dirasa efektif dalam mengurangi jumlah sampah di Kota Depok. Pasalnya, kebijakan itu mampu mengurangi jumlah plastik sampah di Kota Depok hingga 35 persen.

“Selama kebijakan ini berlangsung sejak Februari lalu, jumlah sampah plastik di Kota Depok mengalami penurunan, hal ini dirasa cukup efektif,” ujar Plt. Kepala Sub Bidang Pengawasan Limbah B3 dan Penataan Hukum Lingkungan BLH Kota Depok, Indra Kusuma.

BACA JUGA:  Raperda Tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Segera di Ajukan ke Gubernur

Indra juga mengungkapkan bahwa melalui hasil tersebut, Pemerintah Pusat akan kembali mengeluarkan edaran agar kebijakan tersebut tetap diterapkan di Kota Depok dan bahkan di seluruh Indonesia. Kebijakan ini juga diberikan bagi pedagang yang berada di dalam pusat perbelanjaan maupun pedagang yang sudah berdiri sendiri.

Hampir seluruh retail di Kota Depok, sudah menerapkan kebijakan ini. Diharapkan semakin banyak pedagang maupun pusat perbelanjaan untuk menerapkan plastik tidak gratis ini kepada pembeli.

“Masih ada beberapa pusat perbelanjaan yang belum menjalankan kebijakan ini, semoga kedepannya dapat menerapkan agar volume sampah plastik di Kota Depok terus menurun,” tuturnya. (Claudia/Depokpos)

BACA JUGA:  Raperda Tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Segera di Ajukan ke Gubernur

Komentar

komentar