HTA: Kesehatan, Perempuan dan Anak Adalah Persoalan Kita Bersama

HTA saat menghadiri Lokakarya Politik Kemajuan Perempuan, Minggu (24/4)
Hendrik Tangke Allo saat menghadiri Lokakarya Politik Kemajuan Perempuan, Minggu (24/4)

DEPOK – DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak, masih dalam peringatan nasional Hari Kartini menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Politik dengan tema “Kemajuan Perempuan sama dengan Kemajuan Peradaban Bangsa”.

Kegiatan yang dilaksanakan Minggu 24 April 2016, bertempat di aula gedung Majelis Ulama Indonesia Jl. Nusantara Pancoran Mas. Kegiatan ini menghadirkan Ibu Sri Rahayu Ketua DPP PDI Perjuangan, Ibu Puti Guntur Sukarno anggota DPR RI fraksi PDI Perjuangan dan Ibu Ruth Indiah Rahayu pakar feminis Indonesia.

Peserta kegiatan ini sendiri merupakan kader pengurus partai, baik dari tingkat ranting (kelurahan), tingkat kecamatan, organisasi sayap partai (Repdem, TMP, Bamusi) hingga anggota fraksi PDI Perjuangan DPRD Depok.
Hendrik Tangke Allo, ketua DPC PDI Perjuangan Depok menyambut baik kegiatan ini. “Struktur PDI Perjuangan terdiri dari beberapa wakil ketua bidang yang mewakili isu perjuangan, salah satunya adalah bidang kesehatan, perempuan dan anak. Persoalan kesehatan, perempuan dan anak adalah persoalan kita bersama, dan kita sangat konsern memperjuangkan perbaikan dari isu ini di kota Depok.” Papar HTA disela-sela kesibukannya.

Melalui fraksi dari partai yang dipimpinnya, HTA mengawal langsung dorongan pembentukan produk hukum yang pro kerakyatan berbasis isu kesehatan, perempuan dan anak. Diantaranya Sistem Kesehatan Daerah dan Perlindungan Hukum Perempuan dan Anak dari Tindakan Kekerasan.

Senada dengan HTA, Sri Rahayu ketua DPP PDI Perjuangan menyampaikan apresiasinya kepada DPC PDI Perjuangan Depok atas inisiatifnya melaksanakan kegiatan lokakarya politik. “Pendidikan politik adalah aktifitas yang bertujuan untuk membentuk dan menumbuhkan orientasi- orientasi politik pada individu. Ia meliputi keyakinan konsep yang memiliki muatan politis, meliputi juga loyalitas dan perasaan politik, serta pengetahuan dan wawasan politik yang menyebabkan seseorang memiliki kesadaran terhadap persoalan politik dan sikap politik.” Seperti di jelaskan oleh Sri Rahayu. Ia menambahkan agar setiap individu kader pengurus partai mampu memberikan partisipasi politik yang aktif di masyarakatnya.

“Tentunya ada targetan politik secara internal yang diharapkan dari kegiatan ini” ujar Sahat Farida Berlian, ketua bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak DPC PDI Perjuangan Depok. SFB menjelaskan Lokakarya politik “Kemajuan Perempuan sama dengan Kemajuan Bangsa” merupakan salah satu kegiatan pendidikan politik yg dilakukan PDI Perjuangan untuk kader/anggota.

Tema yang diusungpun ia anggap masih sangat relevan dengan persoalan kebangsaan yg terjadi di Indonesia. “Salah satu tugas untuk memajukan masyarakat adalah dengan memajukan perempuan. Maju secara wawasan pemikiran, berani dalam mengambil tindakan berdasarkan landasan cita2 kebangsaan.”

Comments

comments