Osaki Jepang Jajaki Kerjasama Pengolahan Sampah Dengan Pemkot Depok

Suasana kunjungan kerja tim Osaki Jepang di Balaikota Depok, Kamis (24/3/2016) | Diskominfo
Suasana kunjungan kerja tim Osaki Jepang di Balaikota Depok, Kamis (24/3/2016) | Diskominfo

DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menerima kunjungan kerja tim Osaki Jepang guna mengajak kerjasama Kota Depok untuk menjadi pusat percontohan pengolahan sampah se-Indonesia.

Pemkot Osaki mengklaim, mereka memiliki teknologi yang canggih dan terbaik dalam hal pengolahan sampah di negaranya, meski sebelumnya sempat menjadi kota terkotor di Jepang.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkot Osaki, Katsuya Tokurei, bertemu langsung dengan Wali Kota Depok, Idris Abdul Shomad yang didampingi Kepala Dinas Kebersihan Pemkot Depok Zamrowi dan Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Depok Wijayanto.

Namun, Walikota Depok Idris Abdul Shomad mengaku akan mengkaji terlebih dahulu terkait kerjasama ini.

“Akan kami kaji dulu, kerjasama ini baik, tapi kan kita harus lihat sisi kesadaran masyarakat, kebutuhan sarana dan prasarana operasional, anggaran dan sebagainya. Jangan sampai terburu-buru dan di depan ada permasalahan. Beri kami waktu untuk memikirkan itu,” terang Idris di ruang Bougenville, Kamis (24/3).

Selain itu, dirinya juga masih mengkaji apakah kerjasama ini sifatnya hibah, pinjaman ataukah bagi hasil. Regulasi persampahan ini harus jelas terlebih dahulu agar tidak ada permasalahan ke depan.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemerintah Kota Osaki, Katsuya Tokurei, mengatakan pihaknya berupaya memberikan pendidikan ke masyarakat untuk mengurangi volume sampah. Ia optimis, meski berbeda budaya dan tingkat kesadaran antara masyarakat Indonesia dan Jepang, namun setiap manusia pada dasarnya bisa belajar.

“Hal paling utama adalah memilah sampah dari lingkungan rumah tangga. Manusia tetap sama walaupun beda negara pasti bisa melakukannya,” ujarnya.

Komentar

komentar