Pradi: Hukuman Bagi Pembuang Sampah Sembarangan Terlalu Ringan

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna saat aksi bersih-bersih, Minggu (21/2). (foto NBR)
Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna saat aksi bersih-bersih, Minggu (21/2). (NBR)

Depok, (22/2) – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok merencanakan menambah hukuman bagi warga yang membuang sampah sembarangan. Sanksi berupa hukuman tiga bulan penjara akan ditambah menjadi satu tahun.

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna menilai sanksi atau hukuman bagi para pembuang sampah sembarangan terlalu ringan dan tak ada efek jera. Saat ini, sanksi yang diterapkan yakni tindak pidana ringan (tipiring) dengan hukuman denda dan atau kurungan tiga bulan penjara.

“Perlu dilakukan revisi terkait sanksi dalam Perda larangan buang sampah sembarangan. Sanksi pidananya sangat ringan sekali, paling tidak satu tahun,” tegas Pradi pada Peringatan Hari Hari peduli sampah
Nasional 2016 di Taman Lembah Gurame, kelurahan Depok Jaya, Pancoran Mas, Depok, Minggu (21/2).

BACA JUGA:  Raperda Tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Segera di Ajukan ke Gubernur

Masih menurut Pradi, sanksi berat harus dilakukan karena ini menyangkut estetika keindahan dan tanggung jawab moral terhadap kebersihan Kota Depok.

“Kita harus tegas, budaya malu juga harus kita tumbuhkan,” tegas beliau.

Pradi juga mengimbau agar masyarakat bisa tertib dalam membuang sampah sesuai dengan tempatnya.

“Kalau kita tertib membuang sampah pada tempatnya, mudah-mudahan ini menjadi starting dan target kita untuk meraih Adipura ke depan,” pungkasnya.

Komentar

komentar