Pleno KPU Depok Dijaga 347 Polisi

Kapolri Jenderal Pol. Badrodin Haiti (tengah) berbincang dengan panitia TPS saat inspeksi mendadak (Sidak) di perkampungan Pilkada di RW 03 Depok Jaya, Jawa Barat, 9 Desember 2015.

Depok, (16/12) – Kepolisian Resor Kota Depok menerjunkan sebanyak 347 personel kepolisian untuk mengamankan rapat pleno rekapitulasi suara tingkat kota pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok di Hotel Bumi Wiyata hari ini, rabu 16/12).

Kapolresta Depok KomBes Dwiyono telah memastikan keamanan acara tersebut dengan penjagaan polisi. “Tugas kami akan mengamankan pelaksanaan sampai selesai diplenokan,” kata Dwiyono.

Dwiyono yakin, pelaksanaan rekapitulasi tingkat kota berjalan kondusif. Hal ini didasarkan pada rekapitulasi tingkat kecamatan yang kemarin berjalan lancar.

“Intelijen polisi juga kami sebar. Polisi berfokus untuk mengamankan di sekitar Bumi Wiyata,” katanya.

Selain itu, polisi juga memperketat penjagaan di Jalan Raya Margonda sampai dengan depan Hotel Bumi Wiyata. Yang pasti, kata Dwiyono, polisi telah berusaha melakukan pengamanan sejak masa kampanye sampai dengan pelantikan. ”

Komandan Kodim 0508 Letnan Kolonel Infantri Santosa menambahkan, pihaknya telah menyiapkan 100 personel TNI, yang stand by di Kodim. TNI, kata dia, memang tidak ditempatkan di lokasi pleno tingkat kota. “Kami berjaga di ring luar. Polisi di ring dalam,” katanya.

Anggota Komisi Pemilihan Umum Kota Depok, Suwarna Wiryasumarta, mengatakan 11 kecamatan telah merampungkan pleno rekapitulasi suara Pilkada Depok, Sabtu, 12 Desember 2015 lalu. Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok, Idris Abdul Shomad-Pradi Supriatna, unggul dengan selisih 54,99 persen berbanding 45,01 persen dengan pasangan Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi.

Komentar

komentar