Pembebasan Lahan Hambat Proyek Tol Cimanggis-Cibitung

jalan-akses-tol

Bandung (14/12) – Proyek jalan Tol Cimanggis-Cibitung saat ini terhambat pembebasan lahan. Upaya percepatan pun dilakukan Pemprov Jabar agar proyek tol yang membentang sepanjang 26 kilometer bisa rampung awal 2016 mendatang.

“Proses Tol Cimanggis-Cibitung ini masih punya banyak masalah terutama di pembebasan lahan,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jabar, Iwa Karniwa di Bandung, Senin (14/12).

Dia mengaku sudah melihat langsung ke lokasi. Hasilnya menunjukkan pembebasan lahan proyek ini terhambat karena pengembang perumahan Raffles Hills tidak mau membebaskan lahannya. Perumahan tersebut berada di 2 wilayah yakni Kota Depok dan Kota Bekasi.

BACA JUGA:  MUNAS FPPTI: Pustakawan Harus Berinovasi dan Mempunyai Visi Jauh ke Depan

“Pihak Panitia Pembuat Komitmen Pengadaan tanah tol ini sudah berupaya melakukan langkah persuasi namun PT Gunung Subur sebagai pengembang Raffles belum merespon secara positif,” ungkapnya.

“Kami minta mereka (perumahan Raffles) bersikap akomodatif karena pembangunan mesti tuntas di akhir 2016,” terangnya menambahkan.

Menurutnya, kehadiran jalan tol ini sudah dinanti masyarakat karena menjadi salah satu andalan untuk mengatasi kemacetan di wilayah Kota Depok, Kota Bekasi yang merupakan penyangga ibu kota. Jalan tol ini Bagian dari Jakarta Outer Ring Road (JORR). Proyek ini menurutnya mesti dikebut demi mengejar target pengoperasian pada awal 2017.

BACA JUGA:  Disdik Jabar Gelar Expo Automotive Pertama Kali di Indonesia, Program Berbagi Teknologi Otomotif untuk Guru SMK

“Pemprov berkomitmen membantu mengatasi masalah pembebasan lahan proyek tersebut melalui langkah taktis dan sinergis dengan Pemkot Depok dan Bekasi,” ucapnya.

Proyek Tol Cimanggis-Cibitung ini melintas beberapa daerah seperti Kota Depok (700 meter) dan Kota Bekasi (3,8 kilometer), tol ini juga akan melintasi Kabupaten Bogor (7 kilometer) dan Kabupaten Bekasi (14,6 kilometer).

Komentar

komentar