KPU Depok Anggarkan Rp500 juta Untuk Layani Gugatan Pilkada

Dimas-Babai-dan-Idris-Pradi-Duel-di-Pilkada-Depok-2015

Depok, (21/12) – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Depok telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 500 juta untuk melayanii gugatan peserta Pilkada Depok.

Komisioner KPUD Kota Depok Ahmad Arief mengatakan, dana tersebut dipersiapkan untuk alokasi sewa pengacara dan lainnya.

“Anggaran Rp 500 juta itu untuk dialokasikan untuk sewa pengacara, penyiapan bukti-bukti, transportasi, dan lain-lain. Ini untuk antisipasi kalau pasangan calon kepala daerah yang berlaga itu melakukan gugatan dari hasil hitung suara,” tegasnya kepada wartawan, Minggu (20/12).

BACA JUGA:  Ini Kondisi Pensiunan PNS yang Tinggal di "Kandang Kambing"

Arief mengungkapkan, KPUD memberikan waktu 3X24 jam kepada pasangan calon terhitung sejak pengumuman rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara setingkat Kota Depok untuk mengajukan gugatan. Tahapan gugatan itu secara umum prosesnya diberi waktu 40 hari oleh Mahkamah Konstitusi sampai akhirnya putusan akhir.

Dijelaskan Arief, berdasarkan Undang-undang No 8 Tahun 2015 Tentang Batas Perhitungan Perhitungan Pengajuan Gugatan yang bisa dilakukan pasangan calon. Apabila calon kepala daerah setingkat Kota/Kabupaten yang ingin mengajukan gugatan perberdaan suaranya dari 0,2 persen sampai 2 persen tergantung dari jumlah penduduk di daerah tersebut.

BACA JUGA:  Kawal Pembangunan, Sekber Wartawan Depok Intens Diskusi dan Tukar Pendapat dengan OPD

Komentar

komentar