Kampanye Tebuka, Dimas-Babai Janjikan Depok Yang Lebih Bermartabat

Pasangan Calon No. 1, Dimas-Babai didampingi Hendrik Tangke Alo, Ketua DPC PDIP Kota Depok saat berorasi.
Pasangan Calon No. 1, Dimas-Babai didampingi Hendrik Tangke Alo, Ketua DPC PDIP Kota Depok saat berorasi.

Depokpos (2/12) – Kampanye terbuka pasangan calon No. 1, Dimas Oky Nugroho dan Babai Suhaimi digelar di lapangan Cilodong, Depok pada Rabu siang ini (2/12). Dipenuhi para pendukungnya yang datang dari berbagai elemen partai pendukung membuat suasana kampanye makin meriah.

Hadir sebagai juru kampanye Paslon  No. 1, anggota DPR RI dari PDIP, Dapil Jawa Barat VI, Sukur H Nababan, ST, Junico BP. Siahaan, SE, atau Nico Siahaan,  presenter acara kuis,  Dapil Jawa Barat I.

Setelah berorasi juru kampanye, para tokoh agama kota Depok juga tampil untuk mengajak para pendukung mencoblos No. 1 pasangan Dimas-Babai di tanggal 9 Desember besok. Babai Suhaimi dalam orasinya berjanji  akan membawa perubahan bagi kota Depok. “Depok akan lebih bermartabat dan modern,” tandasnya.

Tampak juga hadir di kampanye terbuka Paslon No. 1 dari tokoh-tokoh partai pendukung seperti Hendrik Tangke Alo (PDIP), Mazhab HM (PPP), Ust. Hasbullah (PAN), Sahat Farida Berlian (PDIP), Tajudin Tabri (Golkar), dan lain sebagainya.

Sebelum kampanye terbuka, di pagi hari Rabu (2/12) di Lapangan Irekas, Sukmajaya, Depok, Kapolres Kota Depok, Kombes Dwiyono meminta para simpatisan untuk menjalani tertib berlalu lintas. Hal itu  diungkapkannya dalam instruksi saat memimpin apel kesiagaan aparat gabungan Polisi dan TNI.

Salah satunya, Kapolres meminta para simpatisan untuk tidak menggunakan motor dengan knalpot bising saat menghadiri kampanye terbuka. Bila melanggar, pihaknya bakal menindak tegas.

Ditempat terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Kepala Daerah Kota Depok, Titiek Nurhayati, telah mengimbau para pasangan calon yang bertarung di Pilkada Depok untuk mematuhi dua komitmen yang sudah dibuat, yakni melarang para simpatisan berkonvoi dan melakukan orasi politik di jalanan Kota Depok.

“Intinya tidak ada konvoi. Nanti selama perjalanan menuju lokasi kampanye terbuka juga tidak ada orasi politik. Kalau melanggar bakal kami tindak,” ujar Titiek.

Komentar

komentar