Empat Pelajar Pelaku Penganiayaan Ditangkap

Ilustrasi celurit. (Istimewa)
Ilustrasi celurit. (Istimewa)

Depok, (14/12) – Kepolisian Resor Kota Depok berhasil menangkap empat pelaku penganiayaan RK (17) pelajar SMK Pancoran Mas, Depok, Minggu (13/12).

Keempat pelaku itu adalah MNF (15) warga Gang Batu Alkohar, Bojongsari, AS (16) warga Sawangan, TR (17) warga Pengasinan, Sawangan, Kota Depok dan EAA (17) warga Parung, Kabupaten Bogor. Mereka adalah pelajar salah satu SMU di Depok.

“Keempat pelaku memiliki peran masing-masing dalam kasus penganiayaan ini,” kata Kasat Reskrim Polresta Depok. Komisaris Teguh Nugroho, Senin (14/12).

Menurut Teguh, kasus pembacokan itu terjadi pada Jumat kemarin. EAA membacok dengan menggunakan celurit sehingga punggung korban mengalami luka.

Sementara MNF (15) warga Gang Batu Alkohar, Bojongsari, Depok, berperan mengemudikan motor dan membonceng AS pelaku lain yang membawa celurit dan menyerahkannya ke EAA di lokasi kejadian.

Seperti diketahui, RK (17) pelajar kelas 2 SMK Pancoran Mas, Depok, mengalami luka bacokan celurit di punggungnya oleh pelajar lain di Pos Polisi, Jumat (11/12).

Peristiwa itu terjadi saat RK hendak pulang ke rumahnya di Tajurhalang, Kabupaten Bogor dengan menggunakan sepeda motor milik temannya Ari.

RK yang minta tolong ke petugas polisi di Pos Lantas di pertigaan Bojongsari di Jalan Sawangan itu akhirnya dilarikan ke RSUD Depok untuk mendapatkan perawatan.

Setelah mendapat perawatan warga Kampung Kandang Panjang RT 03/05, Desa Tajurhalang, Tajurhalang, Bogor, akhirnya diperbolehkan pulang oleh dokter.

Komentar

komentar